Wacana Suntik Vaksin Dosis 4, Anggota DPRD Pekanbaru Pertanyakan Pemerintah Tangani Covid-19

datariau.com
1.105 view
Wacana Suntik Vaksin Dosis 4, Anggota DPRD Pekanbaru Pertanyakan Pemerintah Tangani Covid-19
Anggota DPRD Pekanbaru dari Fraksi PDI Perjuangan, Ruslan Tarigan.

PEKANBARU, datariau.com - Anggota DPRD Pekanbaru dari Fraksi PDI Perjuangan, Ruslan Tarigan mempertanyakan kejelasan pemerintah dalam menangani wabah Covid-19 di Indonesia. Ia mengaku heran karena vaksin tak habis-habisnya terus disuntikkan kepada masyarakat.

"Sebenarnya bagaimana Covid-19, saya heran gimana situasinya, harus jelas. Sebentar vaksin sebentar vaksin, ya kita minta Kementerian Kesehatan ini diaudit dulu lah gimana substansinya sebenarnya. Apalagi ini sekarang sudah mau vaksin keempat, jadi apakah kita ini mau disuntik vaksin terus-terusan?," kata Ruslan, Sabtu (6/8/2022).

Ruslan mengaku keberatan dengan pemerintah yang mewajibkan vaksinasi booster ketiga telah dijadikan sebagai syarat perjalanan. Ditambah lagi, baru-baru ini pemerintah juga telah mulai menyelenggarakan pemberian dosis keempat kepada tenaga kesehatan.

"Sudah habis vaksin ketiga, terus keempat terus kelima, keenam mau sampai kapan selesainya vaksin ini? Emang ada jaminannya setelah vaksin tiga kali ini? Kemarin janjinya dua kali vaksin, sekarang udah mau yang keempat pula. Saya pikir dibatalkan sajalah yang keempat ini, sedangkan ketiga ini aja masyarakat masih banyak yang belum mau," jelasnya.

Menurut Ruslan, pemerintah perlu mengkaji lebih mendalam seperti apa penanganan pandemi Covid-19 yang telah melanda selama 2 tahun. Hal ini agar masyarakat tidak bertanya-tanya sampai kapan harus terus disuntik vaksin Covid-19

"Kalau tubuh kita kenapa-napa siapa yang mau bertanggung jawab? Ini disuntik terus begini, ya bisa rubuhlah daya tahan tubuh kita karena sering disuntik begini terus," terangnya.

Ia juga meminta, pemerintah jangan memaksa masyarakat untuk disuntik vaksin booster (ketiga) sebagai syarat perjalanan hingga masuk mal.

"Sebenarnya vaskin booster itu kan untuk bepergian luar negeri. Kalau dalam negeri tidak perlu lah pakai booster. Jangan kesannya itu sampai menjual vaksin," ujarnya.

Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru ini berharap pemerintah lebih ketat menegakkan protokol kesehatan dibandingkan melakukan vaksinasi secara terus menerus. Sebab, pandemi Covid-19 ini belum tahu sampai kapan berakhir.

"Ya, batalkan sajalah vaksin keempat ini. Vaksin ketiga ini aja sudah cukup, yang penting itu masyarakat menerapkan pola sehat, patuh dan disiplin protokol kesehatan. Pakai masker di tempat keramaian, rajin cuci tangan," pungkas Ruslan. (end)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)