Truk Tangki Meledak di Jalan Tanjung Batu, Satu Korban Tewas

4.696 view
Truk Tangki Meledak di Jalan Tanjung Batu, Satu Korban Tewas
Truk tanki meledak akibat salah las di bengkel las. (tribun)
PEKANBARU, datariau.com - Truk tangki Bahan Bakar Minyak (BBM), Senin (8/9/2014) meledak saat dilas di Jalan Tanjung Batu sekitar pukul 09.30. Akibatnya satu orang meninggal dunia dan 3 orang mengalami luka bakar.

Menurut Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo SIK kepada wartawan, truk tangki BBM itu meledak saat tanki yang bocor dilas di gudang tempat las. "Tanpa diduga tiba-tiba tanki yang dilas tersebut meledak," ujar Guntur.

Akibatnya 4 orang yang berada dekat dengan truk tangki itu menjadi korban. "Satu korban meninggal dunia dan 3 orang mengalami luka bakar. Saat ini korbannya sudah dirawat di rumah sakit," ucap Guntur.

Gerbong Tanky Truk Fuso bernomor polisi BM 9897 RC milik PT Abdi Bina Karya Sembada (PT ABKS), yang meledak saat diperbaiki di bengkel PT ABKS, Jalan Tanjung Batu, Kecamatan Limapuluh, mengakibatkan sopir truk yang diketahui bernama Jamaris (38), warga asal Kota Pariaman, Sumatera Barat yang tinggal di Kubang, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar itu tewas setelah petugas medis RSUD Arifin Achmad berusaha memberikan pertolongan.

Sedangkan satu korban lagi bernama Doner Daulai yang merupkan seorang tukang las di bengkel tersebut, mengalami luka cukup serius dan saat ini masih dirawat intensif di IGD RSUD Arifin Achmad. Pihak keluarga korban tewas yang ditemui Tribunpekanbaru.com di bungker jenazah RSUD Arifin Achmad, belum mau berkomentar terkait insiden kecelakaan kerja yang dialami oleh Jamaris dan Doner Daulai.

Saat ini pihak kepolisian Polsek Limapuluh bekerjasama dengan Polresta Pekanbaru masih menyelidiki penyebab kecelakaan kerja tersebut. "Insiden ini masih kami lidik. Saksi-saksi yang melihat kejadian itu akan kami periksa secepatnya," kata Kapolsek Limapuluh, Kompol Suherwanto di lokasi kejadian.

Sementara itu, saksi mata kejadian bernama Alim Siregar (54), mengatakan, saat insiden kecelakaan kerja itu dirinya sedang berada di pintu pagar bengkel PT ABKS. Kemudian dia mendengar suara ledakan seperti bom yang disusul dengan kepulan abu di dalam bengkel. "Setelah ledakan saya lihat, ternyata tanky truk yang meledak. Kemudian saya dekati, ternyata ada korban, yaitu sopir truknya sendiri. Kondisinya sangat mengerikan. Karena usus dan isi perutnya terurai akibat ledakan itu," kata Alim Siregar.

Ia juga menuturkan selain sopir truk, tukang lasnya juga ikut jadi korban. Karena ledakan itu menyebabkan tukang lasnya terpelanting dari atas tanky ke tanah. "Kondisi lukanya juga cukup parah. Tapi kedua korban sudah dibawa ke RSUD Arifin Achmad oieh rekan-rekan korban," ujarnya.

Saksi mata lainnya, Firman pekerja bengkel, saat itu Doner Mengelas tabung pengangkutan BBM dan didampingi oleh 3 orang korban lainnya. Tiba-tiba tanpa disadari tabung minyak yang dalam keadaan kosong itu meledak. "Akibatnya 4 orang yang berada dekat tanki itu menjadi korban ledakan tersebut," ujar Firman.

Tiga orang terluka ringan, yaitu Downer tukang las, Riko stokar dan Dolay penjaga gudang. Menurut Kapolres Pekanbaru, Kombes Pol Robert Haryanto, ledakan tersebut disebabkan kecelakaan kerja, "Dimana mobil tangki meledak dikarenakan proses pengelasan tanki yang tidak sesuai prosedur," ujarnya sambil menjelaskan bahwa seharusnya tangki sebelum proses pengelasan harus melalui proses pembersihan dulu, namun untuk sementara, kasus tersebut masih dalam penyidikan, "Cuma kesimpulan sementara ini kecelakaan," kata Robert.

Seorang warga setempat bernama Tubagus Hermana mengungkapkan kejadian tersebut terjadi sekitar jam 10.00 WIB, "Mobil itu nggak dibuka tutupnya, kalau dibuka kan gas nya keluar, sewaktu tangkinya dilas, meledak, supirnya yang paling parah, itu ususnya di sana," ujar Tubagus sambil menunjuk potongan isi dalam tubuh milik korban yang berada sekitar 10 meter dari truk yang meledak.

Tangki truk tersebut juga koyak pada bagian lambung samping kiri dan kanannya, sedangkan pada bagian belakang dinding tanki telah berlubang seluruhnya. (*)

tribunpekanbaru

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)