Reses Doni Saputra di Senapelan, Warga Minta Bangun SMP Negeri dan Perbaiki Jembatan Rusak

datariau.com
115 view
Reses Doni Saputra di Senapelan, Warga Minta Bangun SMP Negeri dan Perbaiki Jembatan Rusak
Foto: Endi
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Doni Saputra SH MH, menampung berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat saat reses di Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, Sabtu (11/4/2026).

PEKANBARU, datariau.com - Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Doni Saputra SH MH, menampung berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat saat reses di Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, Sabtu (11/4/2026).

Salah satunya aspirasi warga Kampung Dalam, Senapelan adalah kebutuhan pembangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri.
Warga menilai, ketersediaan SMP negeri di wilayah Senapelan masih sangat terbatas.

Kondisi ini membuat banyak siswa kesulitan mendapatkan sekolah, terutama akibat sistem zonasi dalam penerimaan murid baru.

Salah seorang perwakilan tokoh masyarakat, Anwar, menyampaikan bahwa banyak anak tidak diterima di SMP negeri meski memiliki nilai yang baik, karena tidak masuk dalam wilayah zonasi.

“Banyak anak yang nilainya bagus, tapi tidak lulus masuk SMP negeri karena terkendala zonasi. Sementara orang tua tidak mampu menyekolahkan ke swasta,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Kota Pekanbaru Dapil Senapelan-Payung Sekaki, Doni Saputra, mengakui bahwa kebutuhan SMP negeri di wilayah tersebut memang masih kurang. Saat ini, jumlah sekolah yang ada belum mampu menampung seluruh calon siswa.

“Di Senapelan ini SMP negeri hanya tiga, tentu belum mencukupi. Ini yang menjadi perhatian kita bersama,” jelas Doni.

Sebagai solusi, warga mengusulkan agar SD Negeri 05 Jalan Kapur dialihfungsikan menjadi SMP negeri. Usulan ini dinilai realistis karena jumlah siswa di sekolah tersebut tidak terlalu banyak.

“Ada usulan dari masyarakat agar SDN 05 Jalan Kapur dijadikan SMP negeri. Ini akan kita dorong dan kita sampaikan ke pemerintah,” ungkap Doni.

Ia menambahkan, DPRD Kota Pekanbaru telah mendorong pembangunan unit sekolah baru, terutama SMP negeri. Namun, realisasi pembangunan tersebut masih terkendala persoalan ketersediaan lahan.

Meski demikian, Doni meminta masyarakat untuk tetap bersabar dan percaya bahwa pemerintah akan mencari solusi terbaik agar seluruh anak tetap mendapatkan akses pendidikan.

“Masalah zonasi ini hampir terjadi di semua daerah. Tapi kita yakin pemerintah akan memberikan solusi agar anak-anak tetap bisa bersekolah,” tuturnya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)