Reses di Kelurahan Bambu Kuning, Ketua DPRD Pekanbaru Bagikan Nomor WhatsApp Pribadi

datariau.com
1.244 view
Reses di Kelurahan Bambu Kuning, Ketua DPRD Pekanbaru Bagikan Nomor WhatsApp Pribadi

PEKANBARU, datariau.com - Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Sabarudi ST menjemput aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses di Jalan Kampung Baru, Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, Jumat (14/7/2023).

Kegiatan reses dihadiri 230 orang warga, juga dihadiri Ketua DPW PKS Riau Ahmad Tarmizi dan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Bambu Kuning Sugandi juga para Ketua RT dan Ketua RW setempat.

Ketua LPM Bambu Kuning Sugandi mengapresiasi kinerja Muhammad Sabarudi karena sudah banyak membantu masyarakat Kota Pekanbaru, khususnya yang berada di Kecamatan Tenayan Raya dan juga Kecamatan Kulim yang merupakan daerah pemilihan (Dapil) Sabarudi.

“Ketika banjir melanda sekolah dan rumah warga yang ada di Kelurahan Bambu Kuning, pak Sabarudi yang pertama kali hadir dan membantu warga,” sebutnya.

Sugandi berharap dengan terus terjalinnya komunikasi yang baik antar pemerintah dan masyarakat, seluruh permasalahan yang ada di Kota Pekanbaru dapat diselesaikan satu-persatu dengan cepat dan tepat.

“Kami sadari mengatasi masalah banjir tidak semudah membalikkan telapak tangan, butuh waktu dan juga keseriusan dari pemerintah. Dan kami berharap melalui pak Sabarudi permasalahan banjir bisa diatasi,” tuturnya.

Sementara itu Sabarudi menjelaskan, sebagai perwakilan masyarakat yang diwajibkan untuk melayani masyarakat, dia menuturkan akan terus berikhtiar dan berusaha untuk menjadi pelayan masyarakat

“Untuk hasil akhir kita serahkan kepada Allah, yang terpenting saya akan berikhtiar dan terus berusaha untuk bekerja melayani masyarakat,” janji politisi PKS ini.

Pada kesempatan itu, Sabarudi juga membagikan nomor WhatsApp pribadinya kepada masyarakat dan berharap masyarakat bisa dapat menyampaikan keluhan dan permasalahan yang dialami langsung kepada dirinya.

“Itulah fungsi dan guna wakil rakyat, kalau wakil rakyat sulit untuk dihubungi dan dijumpai. Maka komunikasi masyarakat dan pemerintah akan terputus,” jelasnya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)