Rapat dengan Komisi I, Anggaran Kurang Menjadi Kendala Utama Satpol PP Pekanbaru Maksimal Bekerja

datariau.com
230 view
Rapat dengan Komisi I, Anggaran Kurang Menjadi Kendala Utama Satpol PP Pekanbaru Maksimal Bekerja
Foto: Endi
Komisi I DPRD Pekanbaru melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Satpol PP Kota Pekanbaru, Kamis (22/1/2026).

PEKANBARU, datariau.com - Komisi I DPRD Pekanbaru melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Satpol PP Kota Pekanbaru, Kamis (22/1/2026), dengan agenda membahas persoalan penegakan Peraturan Daerah (Perda).

Rapat dipimpin langsung Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru Robin Eduar, didampingi Wakil Ketua Komisi I Aidil Amri, serta anggota lainnya Aidhil Nur Putra, Firman, Firmansyah, dan Syafri Syarif. Hadir dalam rapat tersebut Kasatpol PP Kota Pekanbaru Yuliarso bersama jajaran.

Keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala utama Satpol PP Kota Pekanbaru dalam menjalankan tugas penegakan Peraturan Daerah (Perda). Di dalam APBD 2026, Satpol PP Pekanbaru mendapat anggaran sebesar Rp 30 Miliar.

Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru Robin Eduar, menyampaikan Satpol PP memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam penegakan Perda di Kota Pekanbaru. Namun, masih menghadapi keterbatasan anggaran yang cukup serius.

“Hari ini Komisi I melakukan RDP dengan mitra kerja kami, Satpol PP. Salah satu yang kita soroti adalah anggarannya. Kita melihat anggarannya lebih kurang sama dengan tahun kemarin, tidak ada peningkatan. Padahal, sebenarnya Satpol PP ini sebagai garda terdepan penegakan perda,” kata Robin usai rapat.

Menurutnya, minimnya anggaran tersebut berdampak langsung pada kinerja Satpol PP di lapangan, khususnya dalam penertiban pedagang kaki lima (PKL) dan penegakan Perda lainnya di Kota Pekanbaru.

“Anggarannya masih segitu saja, sementara Pekanbaru butuh penertiban, terutama PKL di kawasan-kawasan strategis. Tapi anggarannya minim, tentu ini jadi kendala di lapangan,” jelasnya.

Komisi I DPRD Pekanbaru juga menyoroti kesejahteraan petugas Satpol PP, khususnya tenaga honorer yang hingga saat ini hanya menerima honor sekitar Rp67 ribu per hari.

“Honor petugas lapangan ini masih Rp67 ribu. Bahkan untuk minum saja kadang tidak cukup. Kasat tadi mengusulkan agar dinaikkan menjadi Rp83 ribu per hari, sehingga ada alokasi makan dan minum bagi petugas saat bertugas di lapangan,” ungkap Robin.

Politisi PDI-P ini menegaskan, kesejahteraan petugas Satpol PP harus menjadi perhatian serius Walikota Pekanbaru agar kinerja penegakan Perda bisa berjalan maksimal.

“Ini harus jadi perhatian Pak Wali Kota. Jangan sampai petugas di lapangan bekerja tanpa makan dan minum. Kalau anggarannya minim, tentu kerja mereka juga tidak maksimal,” tegas Robin.

Penulis
: Endi Dwi Setyo
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
Tag:Satpol PP
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)