Bagak! Tiang Internet Kembali Berdiri Setelah Tiga Hari Ditertibkan Satpol PP Pekanbaru

datariau.com
659 view
Bagak! Tiang Internet Kembali Berdiri Setelah Tiga Hari Ditertibkan Satpol PP Pekanbaru

PEKANBARU, datariau.com - Bagak atau orang kuat, begitu kalimat yang terucap dari warga Jalan Waringin Kelurahan Labuhbaru Timur Kecamatan Payung Sekaki saat menyaksikan tiang kabel fiber optik kembali berdiri kokoh usai tiga hari yang lalu dicabut Satpol PP, seakan seperti permainan belaka dan bukan kali pertama, dulu juga pernah disegel Satpol PP namun faktanya tiang itu tetap beroperasi diam-diam. Diduga ada permainan di belakang bagaknya pengusaha provider yang mendirikan tiang secara ilegal di Kota Pekanbaru.

“Ini provider wifi masih membandel. Sudah jelas tidak punya izin, tapi tetap saja memasang tiangnya,” kata Krismat, warga setempat, Kamis (27/11/2025).

Menurut warga, para pekerja bahkan mengakui bahwa mereka tidak membawa izin apa pun. Namun pemasangan tetap dilakukan, seolah-olah penertiban Satpol PP beberapa hari lalu tak berarti apa-apa.

“Kami langsung hentikan. Kalau dibiarkan, ini sama saja melecehkan pemerintah Pekanbaru yang sudah menindak tegas sebelumnya,” tegasnya.

Satpol PP telah mencabut tiang-tiang ilegal karena banyak dikeluhkan warga dan bahkan menimbulkan insiden kecelakaan. Namun tindakan itu tampaknya tak memberi efek jera.

“Meski terbukti tidak berizin, sudah menyebabkan kecelakaan, dan ditindak Satpol PP, mereka tetap tidak peduli,” ujar Krismat.

Ia menyebut, beberapa kali pihak provider telah dipanggil DPRD Pekanbaru. Namun keberanian mereka memasang kembali tiang di lokasi yang sama menimbulkan tanda tanya besar.

Warga semakin curiga, keberanian provider memasang ulang tiang ini seolah menunjukkan bahwa mereka memiliki ‘jaminan’.

“Kalau tidak ada oknum pemerintah yang membekingi, mana berani mereka pasang lagi di titik yang baru saja dicabut Satpol PP?” ujar Krismat.

Warga meminta pemerintah bertindak lebih tegas, bukan hanya kepada pekerja lapangan, tetapi juga kepada perusahaan dan pihak-pihak yang diduga bermain di belakang layar.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)