Pengamat: DPRD Pekanbaru Perlu Membentuk Tim Khusus Usut Banyaknya Kabel Provider Ilegal

datariau.com
1.041 view
Pengamat: DPRD Pekanbaru Perlu Membentuk Tim Khusus Usut Banyaknya Kabel Provider Ilegal
Foto: Endi
Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau, Dr Elfiandri MSi.

PEKANBARU, datariau.com - DPRD Pekanbaru diminta untuk membentuk tim khusus untuk mengusut banyaknya kabel berserakan di pinggiran jalan kota dan para provider juga menanam tiang sembarangan di beberapa sudut jalan di Kota Pekanbaru. Hal ini disampaikan oleh Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau Dr Elfiandri MSi.

"Bila perlu DPRD membentuk tim khusus untuk membuktikan dan menyelidiki menjamurnya tiang-tiang ilegal dan kabel provider telekomunikasi, karena ini menyangkut soal pelayanan publik. Kita harapkan fungsi pengawasan dari DPRD itu benar-benar bisa berjalan," kata El kepada datariau.com, Ahad (9/7/2023).


Menurut El, DPRD Pekanbaru harus cermat dan serius melakukan pengawasan terhadap provider telekomunikasi di Kota Pekanbaru agar perusahaan provider tidak sembarangan saja beroperasi.

Menjamurnya tiang-tiang dan kabel provider tersebut dinilai sangat mengganggu estetika kota, kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

"Menertibkan itu sekarang ada dua, pertama menindaklanjuti orang yang sudah berbuat salah. Kedua, memindahkan sesuatu yang sudah salah. Nah, kalau menindak sesuatu yang salah tanpa menindaklanjuti sesuatu yang dibuat salah itu sama saja," ujarnya.

"Jadi tim khusus yang dibentuk DPRD ini harus bekerja. Tindak sesuatu yang salah dan tindak juga sesuatu yang membuat itu salah. Baru itu kita kasih cap jempol," tegasnya.

Dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Suska Riau ini berharap tim khusus DPRD Pekanbaru tersebut nantinya bisa menindaklanjuti secara tuntas persoalan tiang-tiang dan kabel provider telekomunikasi ilegal yang menjamur.

"Semakin banyak tiang-tiang itu tumbuh dan banyak kabel-kabel yang semrawut, ini akan menjadi masalah. Kalau dibiarkan, apakah tunggu dulu terjadi kecelakaan baru kita serius? Kalau masyarakat disuruh tertib, tolong dong pemerintah tertibkan persoalan ini," terang El.

Penulis
: Endi Dwi Setyo
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)