Main Petasan, Seorang Bocah di Pekanbaru Tewas Seketika

3.164 view
Main Petasan, Seorang Bocah di Pekanbaru Tewas Seketika
Korban petasan saat disemayamkan di rumah duka. (foto: grc)
PEKANBARU, datariau.com - Seorang bocah usia 5 tahun bernama Alvaro menjadi korban tradsi buruk bermain petasan di bulan Ramadhan. Ia disambar kaleng tempat ia meledakkan petasan.

Kronologis kejadian tragis yang harus menjadi pelajaran bagi semua anak-anak dan orangtua ini, ketika korban bersama rekan sebayanya bermain petasan di pekarangan rumahnya di Kecamatan Marpoyan, Kota Pekanbaru.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, menjelaskan, peristiwa yang merenggut nyawa bocah tersebut terjadi pada Jumat malam lalu.

"Percikan kaleng yang meledak karena petasan tersebut tepat mengarah ke leher korban hingga menyebabkan leher korban terluka parah dan mengeluarkan banyak darah," katanya dikutip okezone, Sabtu kemarin.

Ia menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat sang bocah malang itu bersama dengan dua temannya bermain petasan di halaman rumah korban yang beralamat di Jalan Bawal Kelurahan Wonorejo.

Ketiganya bermain petasan yang diduga jenis human fire works dengan cara memasukkan petasan tersebut dan meledakkannya dalam kaleng.

Setelah memasukkan petasan dalam kaleng, korban lalu duduk dan menatap kaleng berisikan petasan itu seraya menunggu meledak.

Saat meledak, percikan kaleng menyasar ke leher korban hingga menyebabkan tenggorokan korban hampir putus dan menyebabkan pendarahan hebat.

"Sebelum meninggal, korban sempat dilarikan ke rumah sakit, akan tetapi nyawa korban tidak lagi tertolong tim medis," jelas Guntur.

Sementara itu, akibat kejadian ini petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa petasan sebanyak 10 bungkus. Lebih lanjut, Guntur mengimbau masyarakat, khususnya para orangtua agar mencegah anaknya bermain petasan karena barang tersebut sangat berbahaya.

Apapun alasannya, permainan anak-anak di musim Ramadhan ini harus segera dihentikan dan pihak kepolisian harus segera bertindak untuk menertibkan pedagang petasan. (umm)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)