Harapan Besar Untuk Walikota yang Baru Menyelesaikan Masalah Banjir di Kota Pekanbaru

datariau.com
1.938 view
Harapan Besar Untuk Walikota yang Baru Menyelesaikan Masalah Banjir di Kota Pekanbaru
Foto: Endi
Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Faisal Islami SH MKn.

PEKANBARU, datariau.com - Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Faisal Islami SH MKn berharap pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Agung Nugroho-Markarius Anwar mampu mengatasi banjir yang masih menjadi masalah paling dirasakan masyarakat. Terlebih lagi, saat hujan deras mengguyur wilayah Kota Pekanbaru.

"Banjir di Pekanbaru semakin mengkhawatirkan, masih menjadi momok bagi masyarakat, tentu ini PR besar bagi pemerintah kota dibawah Agung Nugroho dan Markarius Anwar. Kami berharap penanganan banjir ini menjadi program prioritas Walikota baru karena genangan-genagan itu selain merendam permukiman juga bikin macet," kata Faisal, Rabu (26/2/2025).

Faisal yang juga Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Pekanbaru meyakini Walikota Pekanbaru Agung Nugroho bisa berkolaborasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat dalam menangani permasalahan banjir yang sering menghantui Ibukota Provinsi Riau ini.

"Kalau kami optimis ya Pak Agung dan Pak Markarius bisa membawa perubahan untuk Pekanbaru termasuk banjir yang menjadi salah satu atensi dan janji politik mereka waktu kampanye kemarin ya. Apalagi Walikota kita sekarang ini muda pastinya beliau energik ya butuh komitmen dan keseriusan, semoga titik banjir berkurang," ujarnya.

Ditambahkan Faisal, Pemko Pekanbaru juga harus bergerak cepat menurunkan alat berat di titik-titik yang kerap menjadi lokasi terdampak banjir sebagai langkah jangka pendek.

"Dinas terkait harus siagakan alat-alat berat di titik rawan banjir, standby di lapangan karena itu salah satu upaya antisipasi. Drainase-drainase dan anak sungai juga perlu dikeruk dan dinormalisasi," ucapnya.

Anggota DPRD Pekanbaru dari Fraksi NasDem ini mendorong Agung Nugroho-Markarius Anwar sebagai Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru periode 2025-2030 untuk dapat mengeksekusi masterplan penanganan banjir.

"Harapannya masterplan penanganan banjir itu ya tidak hanya dokumen diatas kertas saja, tapi harus diekskusi di lapangan. Jangan sampai titik-titik genangan banjir malah semakin banyak," tutup Faisal. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
Tag:Banjir
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)