DPRD Pekanbaru Sahkan Perda Retribusi Persampahan

Admin
107 view
DPRD Pekanbaru Sahkan Perda Retribusi Persampahan

PEKANBARU, datariau.com - DPRD Pekanbaru menggelar rapat paripurna pengesahan Peraturan Daerah (Perda) Retribusi Persampahan / Kebersihan. Rapat paripurna ke-14 masa sidang ketiga ini berlangsung di di Ruang Paripurna Gedung Balai Payung Sekaki, Selasa (31/8/2021).

Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama ST didampingi Wakil Ketua Tengku Azwendi Fajri SE.

Turut hadir dalam rapat paripurna Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi beserta Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Muhammad Jamil, Asisten I Sekdako Azwan, Plt Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DLHK) Marzuki dan Forkopimda.

Usai rapat, Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama ST berharap agar Perda Retribusi Pelayanan Persampahan atau Kebersihan yang baru saja disahkan dapat dijalankan dengan maksimal.

"Harapan kami tentu Perda bisa menambah PAD, namun penerapannya jangan sampai membebani masyarakat," ucapnya.

Politisi Gerindra ini menambahkan, ini strategi yang akan dilakukan oleh Pemko, apakah dikelola oleh pihak ketiga dengan swakelola lebih matang, dan tidak membebani APBD.

"Point penting, pungli sampah diharapkan tidak ada lagi, namun sudah dikelola oleh pihak-pihak yang resmi," harap Ginda.

Sementara itu, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi mengatkan bahwa Perda ini nantinya dapat menambah PAD Pekanbaru.

"Alhamdulillah sudah disahkan, pengesahan retribusi persampahan atau kebersihan ini revisi perda tahun 2012. Penyesuaian pajak retribusi dan besaran retribusi. Berdasarkan PP tahun 2021, dan Permendagri tentang retribusi persampahan, dan ini disesuaikan," katanya.

Ayat juga menyebut, bahwa pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru saat ini sudah mulai bagus dan diharapkan terus membaik.

"Progres sudah bagus, baik mengenai tiga hal yang sudah dibenahi, terkait kelembagaan UPT tempat pembuangan akhir (TPA), UPT tentang retribusi. Lalu tentang penguatan SDM, dan juga pemanfaatan teknologi juga baik," jelasnya.

Disinggung mengenai target ketika Perda persampahan dan kebersihan dijalankan dipatok angka Rp38 miliar, lebih besar dari sebelumnya Rp15 miliar per tahun.

"Target tahun depan 2022 itu disampaikan DLHK mencapai Rp38 miliar, dan Insya Allah tercapai," pungkas Ayat. (end)