DPRD Pekanbaru Minta APBD 2022 Tetap Prioritaskan Penanganan Banjir dan Sampah

Endi Dwi Setyo
481 view
DPRD Pekanbaru Minta APBD 2022 Tetap Prioritaskan Penanganan Banjir dan Sampah
Endi Dwi Setyo
Anggota Badan Anggaran DPRD Pekanbaru, Ruslan Tarigan

PEKANBARU, datariau.com - Anggota Banggar DPRD Pekanbaru Ruslan Tarigan menegaskan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru agar lebih mempertimbangkan hal-hal prioritas didalam APBD Tahun 2022. Diantaranya seperti penanganan banjir, permasalahan sampah, infrastruktur hingga sektor pendidikan.

"Penanganan Covid-19 itu sudah pasti nomor satu, tapi jangan fokus itu saja anggarannya. Karena, sektor lainnya perlu tetap diprioritaskan juga," kata Ruslan, Kamis (30/9/2021).

Ruslan menilai banjir, sampah, pendidikan hingga infrastruktur merupakan hal yang paling penting untuk tetap diprioritaskan anggarannya didalam APBD 2022. Terutama penanganan banjir.

Sebab, masyarakat banyak mengeluhkan persoalan banjir yang terjadi di Kota Pekanbaru. Ditambah, banjir juga mengganggu dan menghambat roda perekonomian.

"Termasuk anggaran banjir, jangan hanya sekadarnya saja. Untuk kondisi Kota Pekanbaru yang menjadi langganan banjir, tak cukup anggarannya Rp13 Miliar. Jadi, ya harus lebih porsinya," ujarnya.

Untuk masalah sampah, Ruslan menyebut Pemko Pekanbaru harus lebih baik lagi. Apalagi, kini retribusi sampah sudah mulai ditangani langsung oleh DLHK Pekanbaru.

"Walaupun Pemko sudah menggandeng perusahaan pengelolaan sampah, tapi apa yang kita harapkan belum tercapai dan juga kita belum mendapat Piala Adipura. Itu saja indikasinya. Artinya, anggaran yang telah disiapkan untuk penanganan sampah, harus sesuai dengan hasilnya," jelasnya.

Selain itu, sektor pendidikan juga perlu menjadi sorotan didalam anggaran murni tahun 2022. Pasalnya, permasalahan zonasi sekolah kerap muncul dikeluhkan masyarakat setiap tahunnya.

"Belum lagi masalah zonasi sekolah, yang menjadi persoalan masyarakat setiap tahun ajaran baru. Jadi kita berharap dibuatkan grand design," terangnya.

Mengenai infrastruktur, Kata Ruslan, ia berharap anggaran pembangunan infrastruktur jalan hingga drainase tetap diprioritaskan dalam APBD 2022.

"Jangan sampai berhenti tahun depan. Sehingga pergerakan mobilitas warga itu tidak terganggu," ucapnya.

Politisi PDI Perjuangan ini memperkirakan APBD Tahun 2022 mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

"Dari KUA PPAS R-APBD 2022 yang sudah kita terima, diperkirakan sekitar Rp 2,3 triliun (APBD 2021 Rp 2,597 Triliun). Angka ini turun karena efek pandemi Covid-19," pungkasnya.

Penulis
: Endi Dwi Setyo
Editor
: Endi Dwi Setyo
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)