DPRD Pekanbaru Berharap Dunia Pendidikan Dibuka Total dan Jam Belajar Ditambah

Endi Dwi Setyo
77 view
DPRD Pekanbaru Berharap Dunia Pendidikan Dibuka Total dan Jam Belajar Ditambah
Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Yasser Hamidy

PEKANBARU, datariau.com - Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Yasser Hamidy berharap aktivitas belajar mengajar di seluruh sekolah bisa kembali normal seiring beberapa sektor telah dibuka dalam penerapan PPKM Level 2 di Kota Pekanbaru. Hal ini ia katakan seiring banyaknya keluhan yang disampaikan oleh masyarakat ke Komisi III DPRD terkait pembelajaran tatap muka.

"Jadi bagaimana proses belajar tatap muka itu dibuka total. Tidak lagi dengan persentase-persentase jumlah siswa yang masuk. Jadi kita harap (pendidikan) ini dibuka secara totalitas," kata Yasser, Minggu (21/11/2021).

Di masa penerapan PPKM Level 2 di Kota Pekanbaru ini semua aktivitas telah dibuka kembali. Seperti pusat perbelanjaan, perkantoran, tempat hiburan, destinasi wisata hingga pesta pernikahan.

Namun, dunia pendidikan masih belum dilaksanakan maksimal, hanya diperbolehkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas dengan waktu belajar hanya 3 jam dengan jumlah kelas yang dibatasi atau dengan sistem rotasi.

Hal ini dinilai sangat tidak berimbang dibanding dengan aktifitas lainnya yang telah dibuka normal kembali dengan menerapkan protokol kesehatan.

Menurut Yasser, dibukanya kembali pembelajaran tatap muka secara totalitas sangat penting untuk mendongkrak kembali aktivitas dunia pendidikan yang sempat terhenti selama pandemi Covid-19.

Sebab, sejak pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar daring yang telah berjalan selama 2 tahun akibat pandemi Covid-19 ini membuat kualitas penyerapan materi pendidikan siswa menurun.

Hal ini karena banyaknya kendala yang dihadapi dalam penerapan belajar menggunakan gadget tersebut. Seperti halnya anak-anak lebih suka memanfaatkan gadget untuk hiburan dibanding belajar.

"Kalau ini dibiarkan seperti ini, kualitas mutu anak bangsa kedepan mau jadi seperti apa. Padahal, generasi penerusnya itu adalah anak-anak ini," terang Yasser.

Politisi PKS ini juga berharap pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) bisa membuat kebijakan yang memprioritaskan dunia pendidikan agar bisa dibuka normal kembali secara menyeluruh tanpa menerapkan sistem masuk ke sekolah secara bergantian.

"Kita berharap ada kebijakan yang benar-benar memprioritaskan dunia pendidikan ini agar bisa terlaksana kembali seperti dulu sebelum pandemi Covid-19 melanda. Ini bukan harapan kita saja, tetapi ini harapan semua para orang tua," pungkasnya. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
Sumber
: Datariau.com