PEKANBARU, datariau.com - Sekretaris Komisi IV DPRD Pekanbaru Rois meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruangan (PUPR) Kota Pekanbaru untuk memaksimalkan anggaran untuk melakukan perbaikan jalan rusak dan berlubang di tahun 2024. Pasalnya, saat ini sejumlah ruas jalan di Ibukota Provinsi Riau ini masih dalam kondisi rusak dan masih banyak dikeluhkan masyarakat.
"Jalan-jalan lingkungan itu masih banyak yang berlubang dan rusak. Ada yang kondisi rusak ringan, sedang hingga berat dengan kedalaman lubang yang bervariasi. Jadi anggaran sebesar Rp 15 Miliar ini harus betul-betul dioptimalkan oleh Dinas PUPR. Diinventarisir dan dicatat ruas jalan mana saja yang mengalami kerusakan, libatkan Lurah dan Camat setempat karena mereka tau dimana saja titiknya," kata Rois, Selasa (30/1/2024).
Rois mengaku, persoalan jalan rusak dan berlubang masih menjadi keluhan bagi masyarakat Kota Pekanbaru. Masyarakat sudah gerah dan tinggal menunggu action dari pemerintah untuk merealisasikan perbaikan jalan.
Oleh sebab itu, perbaikan jalan rusak dan berlubang harus menjadi salah satu program prioritas Pemko Pekanbaru di tahun 2024.
"Setiap kali reses, warga itu masih selalu saja mengeluh soal jalan-jalan rusak berlubang. Tentu ini harus menjadi perhatian oleh pemerintah kota, utamakan keluhan dan keselamatan masyarakat. Apalagi kalau sudah hujan, jalan-jalan rusak dan berlubang itu sangat membahayakan sekali, beberapa kali pengendara sering mengalami kecelakaan," jelasnya.
Ia juga menekankan Pemko Pekanbaru agar terus intens berkoordinasi dengan Pemprov Riau soal jalan-jalan milik kota yang kini beralihstatus menjadi kewenangan provinsi.
"Pemko tak boleh tinggal diam, harus duduk bareng dengan Pemprov Riau. Apalagi jalan-jalan kota ini menjadi kewenangan provinsi, ya tinggal menunggu penyerahan aset saja. Ini harus dikejar oleh Pemko, jangan dengan alihstatus ini malah tak ada diperbaiki 36 ruas jalan itu," ujarnya.
Politisi PKS ini mendorong Dinas PUPR Kota Pekanbaru untuk terus menggesa pengerjaan perbaikan jalan rusak dan berlubang di awal tahun 2024.
"Khususnya jalan yang dalam kondisi rusak parah itu dioverlay, kalau tidak ada anggarannya bisa dianggarkan dalam APBD-P 2024. Kalau jalan yang dalam kondisi berlubang itu harus segera ditutup dengan aspal, tak boleh dibiarkan lama-lama karena nanti lubang itu akan besar dan jalan menjadi makin parah rusaknya," tutup Rois.
Sebagai informasi, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru pada tahun 2024 ini menganggarkan dana belasan miliar rupiah untuk perbaikan. Total anggaran yang bakal digelontorkan mencapai Rp 15 Miliar.
Ada sejumlah ruas jalan masuk dalam rencana perbaikan. Ruas jalan tersebut masuk prioritas perbaikan jalan rusak pada tahun 2024. Diantaranya Jalan Taman Karya, Jalan Bangau Sakti, Jalan Padat Karya, Jalan AM 1, Jalan AM 2, Jalan Sri Indra dan Jalan Darma Bakti.
"Jadi ini beberapa ruas jalan yang bakal kita perbaiki secara overlay tahun ini," ucap Kadis PUPR Kota Pekanbaru Edward Riansyah. (end)