Akses Jalan Ditutup, Ratusan Petani Serbu PT Padasa Dengan Parang

2.882 view
Akses Jalan Ditutup, Ratusan Petani Serbu PT Padasa Dengan Parang
Ratusan petani saat menyerbu security yang berjaga di portal jalan yang dipasang perusahaan. (foto: fran manurung)
KISARAN, datariau.com - Ratusan warga yang bersenjatakan parang panjang nyaris bentrok dengan pihak pengamanan swakarya perkebunan PT Padasa Utama Enam  Teluk Dalam Asahan Sumatera Utara, Ahad siang kemarin.

Hal ini dipicu ditutupnya akses jalan warga menuju kebun mereka yang dilakukan perusahaan dengan memasang portal jalan di pintu masuk perkebunan. Aksi spontan warga yang tergabung dalam Kelompok Tani Maju Bersama ini tidak puas hati atas tindakan pihak perkebunan sawit PT Padasa Enam Utama yang menutup jalan menuju lahan perkebunan para warga.

Warga yang emosi berkumpul di depan portal yang dibuat oleh pihak perkebunan, mereka mempersenjatai diri dengan parang panjang. Nyaris terjadi bentrok antara warga kelompok tani dengan pihak pengamanan swakarya perkebunan.

"Untunglah pihak Kepolisian Resort Asahan yang datang ke lokasi dapat meredam kemarahan warga dengan berjanji akan memediasi warga dengan pihak perusahaan," kata seorang saksi.

Khairul Panjaitan, kordinator petani saat dimintai keteranganya mengatakan, bahwa pihaknya memprotes penutupan akses jalan warga yang telah ada sejak lama oleh perusahaan.

"Jalan yang diportal ini merupakan akses keluar masuk warga yang ada disini dan jalan ini sudah ada sejak tahun 1925, tanah ini merupakan jalan umum," ucap Khairul.

Petani menuntut agar portal tersebut dibuka dan warga setempat mengancam akan bertindak anarkis dengan mengikat mandor perkebunan di tiang portal tersebut jika dalam waktu dekat tidak juga dibuka.

Sementara itu pihak perkebunan PT Padasa Enam Utama belum bersedia dimintai keterangannya mengenai protes warga terhadap portal jalan milik perusahaan ini. (fran)
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)