Warga Desak Lurah Kembang Harum Atasi Prostitusi Terselubung

datariau.com
1.002 view
Warga Desak Lurah Kembang Harum Atasi Prostitusi Terselubung
Illustrasi

RENGAT, datariau.com - Informasi adanya seorang mahasiswi yang mengontrak di daerah Kelurahan Kembang Harum Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Inhu semakin santer. Lurah diminta untuk memastikan informasi ini dan mengatasinya.

Dari bincang-bincang beberapa warga menyebutkan, bahwa benar adanya seorang mahasiswi di daerah itu diduga terlibat prostitusi, dimana setiap hari ramai pria berkunjung ke rumah yang dikontrak mahasiswi tersebut.

Bahkan seorang pria di daerah ini saat mendengar tim datariau.com tengah membicarakan persoalan prostitusi ini, mengaku jika dirinya juga sudah tahu bahkan sudah mencoba untuk "tidur" dengan wanita tersebut, dia mengaku bayar Rp 1 juta.

"Kalau cewek itu yang bang cerita dan beritakan, saya tahu benar, dan saya perna tidur sama dia bayar Rp 1 juta. Dia itu tidak menetap tempat tinggalnya, dia sering pindah-pindah rumah, dia susah untuk dicariin dan nomor hendphone sering ganti-ganti, coba saja ini nomornya semoga saja aktif," ujar pria itu sembari memberikan nomor Hp mahasiswi yang diceritakan tersebut. Namun nomor itu tidak aktif saat dicoba dihubungi.

Warga Kembang Harum terkait informasi yang sudah tersebar dan menjadi buah bibir di tengah masyarakat setiap hari, merasa heran dengan pemeintahan di daerah itu. Dimana, warga sudah resah namun pemerintah seperti tidak peduli dan santai saja.

"Apa perlu warga yang main hakim sendiri. Sudah jelas-jelas informasinya seperti itu, alamatnya tahu, semua datanya ada, tunggu apalagi, seharusnya dilakukan pengembangan dan pengintaian. Ini kok dibiarkan, ada apa?" kata seorang warga menyayangkan. Dia minta namanya tidak disebutkan karena takut akan keselamatan keluarganya.

Lurah Kembang Harum Syahpri saat dikonfirmasi melalui selulernya nada sambung masuk terdengar namun lurah sepertinya enggan mengangkat telpon dari wartawan, dan pesan singkat SMS yang dilayangkan sampai berita ini dmuat juga belum dibalas.

Penulis
: Heri
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)