Tertangkap Sedang Merambah Taman Nasional Tesso Nilo di Kecamatan Langgam Pelalawan, 9 Orang dan 4 Alat Berat Diamankan

datariau.com
3.296 view
Tertangkap Sedang Merambah Taman Nasional Tesso Nilo di Kecamatan Langgam Pelalawan, 9 Orang dan 4 Alat Berat Diamankan
Ilustrasi

PEKANBARU, datariau.com - Tim gabungan dari Kemeterian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), TNI dan Polri menggelar operasi pemberantasan ilegal logging di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) Provinsi Riau. Hasilnya petugas menangkap para pelaku perambahan.

Selain itu, petugas juga menyita empat alat berat yang dipakai untuk menjarah kayu di hutan yang dilindungan negara itu. "Empat alat berat itu terdiri dua unit buldozer dan dua unit excavator," kata Kepala Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum (BPPH) Wilayah II Sumatera KLHK, Eduward Hutapea, Rabu, 12 April 2017 kemarin.

Dia menjelaskan, dari empat alat berat yang ditemukan di TNTN di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, tiga diantaranya sudah dibawa ke Pekanbaru. Dalam kasus ini, tim gabungan menangkap sembilan orang  yang sedang melakukan perambahan di kawasan yang diperuntukan untuk satwa langka seperti harimau dan gajah.

Sembilan orang tersebut juga sudah dibawa ke Pekanbaru. Dugaan kuat, bahwa pelaku melakukan perambahan di TNTN untuk ditanami dengan kelapa sawit. Hal itu karena petugas menemukan bibit kelapa sawit di lokasi.

Taman Nasional Tesso Nilo memiliki luas 83.000 ribu hektare yang terbentang dari Kabupaten Pelalawan, Inhu dan Kampar. Namun dalam 10 tahun terakhir, kawasan yang dilindungi negara untuk habitat gajah sudah porak paranda akibat aksi perambahan besar-besaran.

Hampir separuh luas areal TNTN kini jadi perkebunan sawit dan pemukiman penduduk. Pembabatan selama ini berdampak langsung terhadap kelangsungan satwa langka gajah dan harimau Sumatera. Sudah banyak gajah dan harimau yang mati akibat diburu para perambah.

Editor
: Adi
Sumber
: Sindonews.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)