Terlibat Pengeroyokan, Dua Pemuda Tanah Merah Inhil Diringkus Polisi

datariau.com
1.512 view
Terlibat Pengeroyokan, Dua Pemuda Tanah Merah Inhil Diringkus Polisi
Izon
Kedua pelaku saat diamankan polisi.

TEMBILAHAN, datariau.com - Tim Opsnal Polsek Enok Inhil telah mengamankan dua pemuda bernama inisial Am (25) Ag (20). Keduanya warga Desa Tanah Merah Kecamatan Tanah Merah yang diduga menjadi pelaku tindak pidana pengororoyokan terhadap Acok (27) warga jalan Desa Rantau Panjang kecamatan Enok.

Dalam kejadian tersebut, korban bernama Acok (27) menderita luka gigitan pada telinga sebelah kiri dan luka tikaman pada pinggang sebelah kanan.

Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Kapolsek Enok menceritakan kronologis kejadian bermula saat kedua pelaku mendatangi korban untuk menyelesaikan perselisihan faham antara pelaku dan korban saat mereka bekerja membuat gula merah dan dimana lokasi kebun tempat mereka berkerja berdekatan.

Karena saat itu di rumah dan ada orang tua korban, pelaku mengajak korban keluar rumah dan Korban yang tidak punya perasangka apa-apa menuruti kehendak pelaku. Namun ternyata keduanya mempunyai niat lain dan sesampainya di TKP, kedua pelaku langsung mengeroyok korban, Ag (27) memukul dan menggigit telinga korban sedangkan Am menikamkan badiknya ke pinggang korban.

Masyarakat yang ada di TKP langsung melerai perkelahian yang tidak seimbang tersebut dan korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Enok untuk perawatan lukanya, sementara kedua pelaku berlalu meninggalkan TKP.

Kapolsek Enok AKP Peris Siregar yang mendapatkan informasi adanya tindak pidana tersebut langsung memimpin Tim Opsnal Polsek Enok untuk mencari dan menangkap pelaku. Kedua pelaku berhasil diamankan di Parit Managa Desa Rantau Panjang, tempat mereka bekerja tanpa perlawanan.

"Saat ini kedua pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polsek Enok untuk proses penyidikan lebih lanjut. Kedua pelaku diancam dengan pasal 170 KUHP dengan pidana penjara maksimal 7 tahun," pungkasnya.

Penulis
: Izon
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)