BANGKINANG, datariau.com - Sebanyak 4 orang terduga teroris disergap Densus 88 bekerjasama dengan Polda Riau. Satu diantaranya diamankan di kediamannya Desa Pulau Jambu kecamatan Kuok Kampar.
Dari informasi yang datariau.com rangkum di lokasi penangkapan, Senin (11/12/2017), bahwa pelaku yang disergap di Kuok Kampar ini inisial DG (23) diketahui baru saja menikah sekitar 2 bulan yang lalu.
"Dia warga Rumbai Pekanbaru dan dapat istri orang sini (Desa Pulau Jambu), sekitar dua bulan yang lalu menikahnya," kata warga setempat kepada datariau.com.
Lokasi penangkapan ini atau kediaman terduga pelaku teroris hanya beberapa meter dari Kantor Desa Pulau Jambu. Bahkan kantor desa ikut dipasangi garis polisi saat proses interogasi dilakukan di dalam kantor desa tersebut.
"Kerjaannya gak tau juga, karena dia cuma terlihat saat ke mesjid, dia baru di sini saat menikah dengan orang sini," pungkas warga tersebut.
Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto Sik MH melalui Paur Humas Iptu Deni Yusra membenarkan adanya penangkapan 4 orang terduga teroris oleh Densus 88 Anti Teror bekerjasama dengan Polda Riau kemarin. Dua diantaranya ditangkap di Wilayah Kampar.
"Kemarin 4 terduga teroris ditangkap oleh Densus 88 bekerjasama dengan Polda Riau, personil Polres Kampar hanya membackup penangkapan itu. Karena 2 dari 4 terduga teroris tersebut ditangkap di wilayah Kampar yaitu di Perumahan Karya Indah Kecamatan Tapung dan Desa Pulau Jambu Kecamatan Kuok. Saat ini 4 terduga teroris tersebut sudah diamankan di Mapolda Riau," terang Deni Yusra kepada datariau.com, Senin (11/12/2017).
Keempat terduga teroris ini ditangkap dini hari di empat lokasi di wilayah Riau. Dua orang ditangkap di Kabupaten Kampar, satu orang di Pekanbaru, dan satu orang lagi di Kabupaten Bengkalis. Keempat tersangka itu berinisial Aj (45), DG (23), RR (27), dan DR (26).
Peran mereka berbeda terkait dugaan teroris. Untuk pelaku Aj pria kelahiran Pekanbaru ini beralamat rumah di Jl Sultan Taha, Desa Bungo Timur, Kecamatan Pasar Muara, Kabupaten Muara Bungo, Jambi. Alamat saat ia ditangkap berada di Perum Karya Indah Lestari, Jl Raya Luntas Petapahan, Kec Tapung, Kab Kampar.
Aj ikut merencanakan penyerangan Mako Brimob Pamenang, Jambi. Ikut merencanakan penyerangan Polsek Payakumbuh, Polda Sumatera Barat (Sumbar) juga ikut merencanakan pembakaran Polres Damasraya, di Sumbar.
Pelaku DG ditangkap di rumahnya di Dusun Kampung Baru, Desa Pulau Jambu, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar. Pelaku DG ini ikut dalam latihan di Bukit Gema, Kecamatan Lipat Kain, Kampar. Dia juga mengetahui pembelian senjata rekannya bernama Wawan alias Abu Afif dengan melacak ATM-nya.
Pelaku RR diamankan di rumahnya di Jl Pandan Sakti, Kec Payung Sekaki, Pekanbaru. Pelaku ikut membeli senjata api bersama Wawan di Ogan Komering, Sumatera Selatan (Sumsel) pada 2016. Dia juga ikut latihan di Bukit Gema, Kampar. Begitu juga tersangka inisial Aj juga ikut latihan di tempat yang sama.
Terakhir adalah DR, warga Jl Karya Bakti, Payung Sekaki. Ia juga ikut dalam latihan di Bukit Gema, Kampar. Penangkapan ini berjalan aman tanpa ada perlawanan.
Keempat terduga teroris ini ditangkap berdasarkan hasil pengembangan dari tertangkapnya lima terduga teroris bulan lalu di Riau. Keempatnya mereka ini saling mengenal. Terduga teroris Aj merupakan bagian dari empat orang yang menyerang Polres Dharmasraya di Sumbar.