Tanpa Ada Sebab, Pembeli Ini Tiba-tiba Membacok Kepala Penjual Air Kelapa Menggunakan Parang

Admin
2.103 view
Tanpa Ada Sebab, Pembeli Ini Tiba-tiba Membacok Kepala Penjual Air Kelapa Menggunakan Parang
Samsul
Kepala korban mengalami luka robek karena ditebas parang oleh pelaku, saat mendapat perwatan.

BAGANSIAPIAPI, datariau.com - Malang nasib warga Rohil ini, Akian (40) pengusaha kelapa muda yang tinggal di Jalan Perniagaan, Kelurahan Bagan Kota, Kecamatan Bangko, Rokan Hilir dibacok oleh pembeli, Kamis (1/9/2016) siang.

Berdasarkan data dirangkum Datariau.com, Jumat (2/9/2016), kejadian diperkirakan sekitar pukul 12.00 wib, pada saat itu diduga pelaku pembeli air kelapa yang dijual Akian. Namun entah apa sebab terjadi tindak kekerasan. Pelaku berjumlah 2 orang, saat ini pelaku sedang diburu tim opsnal Polsek Bangko.

Menurut keterang istri korban Sulistina atau Asun ke Datariau.com, dalam 2 hari ini tidak seperti biasanya pelaku bersama rekannya duduk berlama-lama sambil minum air kelapa muda di tempatnya.

“Suami saya sempat bertanya sama saya sebelum kejadian. Mengapa mereka duduk lama-lama ya, atau ada maksud lain mereka,” cerita Asun menirukan kata suaminya.

Kata Asun, tidak selang beberapa lama setelah pelaku membayar minumannya, pelaku kembali memesan kelapa muda. Saat mau dibuat, pelaku langsung membacok kepala Akian mengunakan parang yang biasa digunakan untuk membelah kelapa.

“Membacoknya pakai parang kami. Parang dibawa langsung setelah membacok,” tuturnya.

Dia juga mengatakan, sebelum kejadian antara suaminya dengan pelaku tidak ada keributan. “Tidak ada apa bang, tidak ada ribut-ribut. Tiba-tiba aja dia membacok suami saya, setelah itu langsung lari,” ujarnya sembari mengatakan bahwa dia tidak kenal pelaku. Dia menduga pelaku bukan orang Rohil.

Sementara itu di Mapolsek Bangko, informasi yang berhasil dirangkum Datariau.com dari petugas piket, keluarga korban hingga saat ini belum melaporkan secara resmi, hanya melalui lisan. Meskipun begitu tim opsnal sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Penulis
: Samsul
Editor
: Ummu SH