Seorang Warga Desa Tarai Bangun Tertangkap Tangan Bakar Lahan Seluas 8 Ha

datariau.com
1.099 view
Seorang Warga Desa Tarai Bangun Tertangkap Tangan Bakar Lahan Seluas 8 Ha
Dedy
Pelaku tertangkap tangan saat bakar lahan.

TAMBANG, datariau.com - Seorang pelaku tertangkap tangan tengah membakar lahan seluas lebih kurang 8 Ha di Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, Sabtu (13/8/2016).

Pelaku diketahui seorang wiraswasta berinisial Bar (43), warga RT 01 Rw 02 di Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar.

Penangkapan Bar berawal ketika Tim dari personil Koramil 07 Air Tiris yang dipimpim Danramil 07 Air Tiris Kapten Inf Reflis Jon melakukan patroli di daerah Teritorialnya. Dan ketika menyusuri Desa Tarai Bangun melihat dan menemukan lahan yang sudah terbakar.

Danramil 07 langsung mengarah ke titik api dan menemukan lahan yang sudah dilahap si jago merah.

"Kita sedang melakukan kegiatan patroli, dan di tengah perjalanan, kita melihat dan menemukan lahan yang terbakar," sebut Danramil 07 kepada Wartawan.

"Kita juga melihat dan menagkap pelaku membakar lahan," tegas Danramil.



Seperti diketahui, kabut asap tidak hanya berdampak buruk bagi lingkungan, namun juga bisa menjadi ancaman yang cukup serius bagi kesehatan. Gangguan kesehatan akibat kabut asap akan lebih mudah terjadi pada orang yang terkena gangguan paru, jantung, lansia, dan juga pada anak-anak.

Saat ini lahan sudah dapat dipadamkan dengan cara manual atas kerja keras dari personil Koramil 07 Air Tiris yang dibantu masyarakat setempat dan pelaku pembakar lahan kini sudah diserahkan kepada Polsek Tambang guna penyidikan lebih lanjut.

"Saat ini pelaku sudah kami serahkan ke Polsek Tambang untuk diproses sesuai hukum yang berlaku," tutur Reflis Jon.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar untuk sementara waktu mengurungkan niat untuk mengolah maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Sebab konsekwensi yang ditimbulkan, selain menyebabkan kerusakan lingkungan, juga harus berhadapan dengan persoalan hukum," tutup Danramil 07.

Penulis
: Dedy
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)