Polsek Seberida Inhu Bentuk Tim Buru Sopir Truk yang Melindas Bocah Hingga Tewas

datariau.com
3.689 view
Polsek Seberida Inhu Bentuk Tim Buru Sopir Truk yang Melindas Bocah Hingga Tewas
Heri
Kanit Lakalantas Polsek Seberida Ipda Herman.

RENGAT, datariau.com - Kanit Lakalantas Polsek Seberida Ipda Herman membentuk tim untuk memburu sopir mobil teronton fuso B 9003 UEU yang melindas bocah umur 6 tahun di kilometer 219, Jumat (9/9/2016) lalu sekitar pukul 18.30 Wib di Kelurahan Pangkalan Kasai Kecamatan Seberida Kabupaten Inhu.

"Kita telah bentuk tim untuk melakukan pengejaran terhadap supir mobil tronton fuso yang melindas Raditia (6), kecelakaan yang terjadi pada hari Jumat (9/9/2016) di kilometer 219 yang mengakibatkan korban meninggal dunia," Sebut Kanit Lantas Polsek Seberida Ipda Herman kepada Datariau.com, Ahad (11/9/2016).

Dari petunjuk karyawan rumah makan Binjai atas nama Fahrin (24), bahwa sopir mobil teronton fosu melarikan diri ke provinsi Jambi. "Saat ini tim sudah berkerjasama dengan pihak kepilisian Jambi melakukan pencarian sopir mobil tronton fuso tersebut," terangnya lagi.

Kronologis kejadian naas itu, terangnya, bermula dari kendaraan sepeda motor Honda Vario nomor polisi BM 6418 VK yang dikendarai oleh Fatimah berboncengan dengan ponakannya Raditia yang datang dari arah Pekanbaru menuju arah Jambi.

Sampai di Tempat Kejadi Perkara (TKP), sendal korban tercecer kemudian korban memberitahu kepada bibinya, kemudian sepeda motor tersebut berputar arah dari arah Jambi ke arah Pekanbaru dengan maksud hendak mengambil sendal yang tercecer.

Begitu korban turun dari kendaraanya dan berlari ke tengah jalan hendak mengambil sendal yang tercecer, di tengah jalan dan pada waktu memasuki TKP dari arah yang berlawanan datang mobil Truk Tronton jenis Fuso nomor polisi B 9003 UEU dan langsung melindas paha sebelah kiri korban mengakibatkan korban mengalami luka berat.

Kemudian korban dibawa ke klinik Ayah Bunda seterusnya dirujuk ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Pematang Reba. "Namun baru berjalan lebih kurang 100 meter, Raditia sudah meninggal dunia," terang Kanit lantas Polsek Seberida Ipda Herman.

Kemudiam sesaat setelah kejadian, mobil truk tronton Fuso langsung meninggalkan TKP dan dikejar oleh masyarakat, lebih kurang sejauh 2 KM dari TKP mobil tersebut ditemukan terparkir di rumah makan Binjai. Setelah itu supir minta antarkan kepada karyawan rumah makan atas nama Fahrin (24) ke simpang PT KAT dan langsung melarikan diri.

"Faktor penyebab kecelakaan terjadi diduga akibat dari lalainya pegemudi truk tronton sehingga tidak melihat ada anak di jalan," pungkas Kanit Lantas Polsek Seberida Ipda Herman.

Penulis
: Heri
Editor
: Ummu SH
Tag:bocahtruk
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)