Polres Inhu Akan Ungkap Kasus Penimbunan Minyak Tanah di Desa Kelawat

datariau.com
2.007 view
Polres Inhu Akan Ungkap Kasus Penimbunan Minyak Tanah di Desa Kelawat
dok.
Lokasi penimbunan minyak tanah.

RENGAT, datariau.com - Terungkap, aksi penimbunan minyak tanah yang belakangan ini terungkap di desa Kelawat dan desa Sei Lala kecamatan Sei Lala kabupaten Inhu, sudah bertahun-tahun.

Bahkan, pengakuan masyarakat setempat, pemilik penimbunan minyak tanah ini terpaksa mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk mengamankan tempat usahanya tersebut agar tidak diusik pihak keamanan.

"Untuk mengamankan usaha ileggalnya AR setiap bulan mengeluarkan uang sampai jutan rupiah. Penimbunan minyak tanah ini sudah sekitar 5 tahun, kita minta periksa karena banyak oknum yang teribat di dalamnya, baik aparat maupun oknum di desa dan kecamatan," kata warga yang minta namanya tetap dirahasiakan demi keselamatan keluarganya, saat memberikan keterangan kepada datariau.com, Rabu (31/8/2016).

Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni SIk saat dikonfirmasi melalui selulernya, Rabu (31/8) pagi mengatakan, bahwa pihaknya baru tahu adanya informasi tersebut dan dengan bukti-bukti yang ada, akan segera menurunkan tim untuk melakukan pengecekan ke lapangan.

"Kita akan segera turunkan tim untuk melakukan penyelidikan terkait penimbunan mitan di desa Kelawat. Apa bila nanti terbukti bahwa penggunaan mitan itu menyalahi aturan, kita akan tindak pemiliknya dengan tegas," ujarnya.

Disinggung adanya dugaan keterlibatan oknum dalam aksi penimbunan ini, Kapolres mengatakan siapa saja yang membeking akan ditindak tegas. "Kalau memang penggunaan mitan itu menyalahi aturan dan ada oknum yang membeking, siapa saja yang terlibat akan kita sikat dan tidak pandang bulu," tegasnya lagi.

Di akhir pembicaraan, Kapolres juga meminta alamat tempat lokasi penimbunan mitan dan nama-nama yang diduga terlibat dalam penimbunan mitan di Kecamatan Sei Lala sebagai mana beberapa hari ini redaksi datariau.com telah lakukan peninjauan dan mewawancarai beberapa warga di sekitar. Bahkan tim datariau.com juga mendapat SMS gelap yang berbunyi ancaman, karena telah memberitakan adanya tempat penimbunan minyak tanah tersebut.

Penulis
: Heri
Editor
: Ummu SH
Tag:Minyak
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)