Polres Inhil Sita dan Musnahkan Puluhan Barang Bukti Lem

datariau.com
1.637 view
Polres Inhil Sita dan Musnahkan Puluhan Barang Bukti Lem
Izon

TEMBILAHAN, datariau.com - Semakin daruratnya penggunaan lem dan obat batuk jenis sirup di Inhil membuat pihak kepolisian dan Pemkab dengan cepat mengambil langkah tegas untuk memberantasnya.

Mengawali komitmen menghentikan penggunaan zat berbahaya itu, di halaman Mapolres Inhil, Senin (6/2/2017), puluhan kotak lem beserta puluhan bungkus obat batuk jenis sirup dimusnahkan dengan cara dibakar.

Lem dan obat batuk yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil operasi cipta kondisi yang dilaksanakan jajaran Polres Inhil.

Hadir dalam pemusnahan itu, Bupati Inhil HM Wardan, Ketua DPRD Inhil Dani M Nursalam, Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung, Ketua Kejaksaan Negeri Tembilahan Lulus Mustofa, Kepala Pengadilan Negeri Tembilahan Ri Satio Rantjoko, para Ulama, LSM dan pelajar di Tembilahan.

Tidak hanya memusnahkan zat berbahaya itu, dalam kesempatan itu juga dilaksanakan pembacaaan ikrar anti ngelem yang dibacakan oleh Wakapolres Inhil, Kompol Azwar, Ustad Rukhiyat dan Rahayu Astuti, pelajar SMAN 1 Tembilahan.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan modus-modus baru dalam merusak generasi muda, adalah dengan cara menggelar pesta ngelem dan adanya geng-geng motor yang mulai bermunculan.

Prilaku tersebut dikatakan Bupati disinyalir dilakukan oleh bandar-bandar Narkoba yang ingin generasi muda jadi generasi yang loyo dan tidak berguna bagi Bangsa Indonesia.

''Untuk mengatasinya, generasi muda harus memiliki keimanan yang kuat dan tidak menjadikan ngelem dan narkoba sebagai pelampiasan dan kesenangan sesaat,'' lanjutnya.

Selain itu, Bupati juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Polres Inhil dan Polsek jajaran bahkan sampai tingkat Bhabinkamtibmas, yang telah berkerja keras mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan lem dan bahan adiktif lainnya.

''Saya mengajak seluruh instansi terkait dan masyarakat Inhil untuk bergandengan tangan dan mengikrarkan tekad katakan tidak pada ngelem dan narkoba,'' tukas HM Wardan.

Penulis
: Izon
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)