Merasa Dilecehkan Petinggi Pertamina EP Field Lirik, Wartawan di Inhu Ini Lapor Polisi

datariau.com
1.395 view
Merasa Dilecehkan Petinggi Pertamina EP Field Lirik, Wartawan di Inhu Ini Lapor Polisi
Heri
Surat laporan Polisi Zulpen.

RENGAT, datariau.com - Merasa nama baiknya tercemar dan membuat malu atas status facebook salah seorang petinggi Pertamina EP Field Lirik Ahmand Jabbar, salah seoarang wartawan di Inhu Zulpen Zuhri membuat laporan polisi.

Ahmand Jabbar yang merupakan Legal and Relations Asisten Manager Pertamina EP Field Lirik dilaporkan ke polisi karena dinilai telah melecehkan ataupun mencemarkan nama baik wartawan melalui akun febebook-nya pada Ahad (20/11) sekitar pukul 16.44 Wib.

"Kasus ini sudah saya laporkan ke Polres Inhu dengan No. STPL/136/XxI/2016/RES/INHU berdasarkan laporan Polisi No. LP/167/2016/RIAU/RES Inhu tanggal 22 November 2016," kata Zulpen Zuhri kepada datariau.com, Selasa malam.

Dijelaskan Zulpen, langkah hukum yang dilakukannya ini karena status yang dibuat Ahmand Jabbar di facebook bukan hanya merendahkan profesinya sebagai wartawan, namun juga menimbulkan keresahan bagi dirinya karena bahasa dalam status itu seakan Zulpen dinilai oleh Ahmand Jabbar sebagai wartawan yang suka meminta bantuan dan mengancam dengan berita.

"Gara-gara itu orang beropini buruk kepada saya dan profesi saya sebagai wartawan, maka secara resmi saya sudah melaporkan Ahmad Jabbar ke Polres Inhu. Terus terang saya malu gara-gara status itu," tegasnya.

Sebelum melaporkan ini ke Polisi, Zulpen juga telah menyampaikan hal ini ke PWI Riau dan juga sebelumnya berkoordinasi dengan PWI Inhu.

"Jalur hukum yang saya lakukuan dalam upaya untuk mengetahui juga apakah saya memeras atau memaksa dalam mengajukan permohonan bantuan beasiswa," pugnkasnya.

Adapun status yang ditulis Ahmand Jabbar yang merupakan Legal and Relations Asisten Manager Pertamina EP Field Lirik di halaman facebook-nya adalah seperti dikutip berikut ini;

"Ada2 aja pk Zulfen (wartawan pelita riau).. kemarin datang kepada saya meminta dibantu beasiswa S2. tidak bisa di bantu dan sdh di jelaskan bersama pk darwis juga.echh. mau dinaikan berita.. capek dech..weleh weleh."

Pantauan di halaman beranda akun Facebook Ahmad Jabbar, Selasa (22/11/2016) siang dia tampak menuliskan bahwa telah mendapat kabar dirinya telah dilaporkan ke PWI Inhu. Namun dari tulisan yang diposting 54 menit yang lalu saat jam menunjukkan pukul 11.47 WIB, Ahmad tampak santai dan legowo atas laporan tersebut.
 
"Barusan dapat info dari sahabat saya jurnalistik, bahwa sdr. Zulfen melaporkan saya ke PWI Kab. Inhu dan PWI kab.inhu melakukan somasi.. sebagai organisasi pwi,, saya sangat mendukung somasi ini.. sehingga dapat kelihatan kebenaran.. Nama WA sdh harum dan kebanggaan masyarakat lirik dan inhu. tpi seperti berita dibawah ini masih muncul di online..bravo," tulisnya sembari menautkan link berita online Antarariau.com dengan judul "Bayar Masuk Objek Wisata Pertamina Lirik, Pengunjung Kesal dan Mempertanyakan".

Penulis
: Heri
Editor
: Riki
Tag:wartawan
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)