Menjijikkan, Pelaku Racik Miras Oplosan dengan Air Mentah Diaduk dalam Drum pakai Kayu

datariau.com
1.518 view
Menjijikkan, Pelaku Racik Miras Oplosan dengan Air Mentah Diaduk dalam Drum pakai Kayu
Pemusnahan miras oplosan oleh polda Riau di halaman GOR Tribuana Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Rabu (30/8/2017). (foto: tribunpekanbaru.com)

PEKANBARU, datariau.com - Minuman keras oplosan produksi tersangka S dibuat di Pekanbaru. Miras tersebut selanjutnya diedarkan di wilayah Jambi dan Palembang. Tersangka S menyebutkan bahwa bahan racikan miras didapatkannya dari wilayah Jakarta.

Bahan dicampur air mentah dan diaduk dalam drum menggunakan kayu. S dan lima pekerjanya diamankan Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau karena memproduksi dan mengedarkan miras oplosan.

Pengungkapan tersebut pada tanggal 1 Agustus 2017 lalu, di sebuah rumah di Jalan Kulim, Pekanbaru.

"Miras oplosan ini sangat berbahaya. Ancamanannya kebutaan, kelumpuhan sampai kematian," ungkap Wakapolda Riau, Brigjen Pol Ermi Widiyatno di sela-sela pemusnahan barang bukti di GOR Tribuana di Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Rabu (30/8/2017).

Dalam proses produksinya, S dan lima pekerjanya melakukan proses mulai dari pemasangan lebel pada botol hingga pengecapan masa pakai. Kemudian meracik bahan-bahan yang dicampur air mentah. Bahan-bahan yang sudah tercampur dimasukkan ke dalam drum yang diaduk menggunakan kayu.

Selanjutnya pemasangan tutup botol yang alatnya juga dimiliki sendiri. Botol yang sudah berisi miras oplosan kemudian disusun ke dalam kotak sesuai dengan merknya. Terkait peredaran miras oplosan, Ermi menegaskan kepolisian Riau akan melakukan penindakan tegas.

"Karena itu kami juga berharap pada masyarakat untuk senantiasa waspada pada peredaran miras oplosan. Karena dampak yang dihasilkan bisa berujung kematian. Dan komitman kami dengan instasi terkait untuk terus melakukan pengungkapan," ujar Ermi.

Editor
: Agusri
Sumber
: Tribunpekanbaru.com
Tag:oplosan
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)