Korban Begal Berjatuhan, Warga Desa Tarai Kampar Ketakutan, Minta Polisi Razia Rutin

datariau.com
4.829 view
Korban Begal Berjatuhan, Warga Desa Tarai Kampar Ketakutan, Minta Polisi Razia Rutin

TAMBANG, datariau.com - Aksi begal di wilayah Jalan Kubang Raya Kilometer 3/4 tepatnya di Desa Tarai Bangun membuat masyarakat setempat ketakutan. Mereka berharap kepolisian intensifkan patroli di daerah tersebut.

"Suami saya sebelum shubuh sudah keluar belanja ke pasar untuk kedai, tentu kejadian ini membuat saya khawatir," sebut Rahma, warga Tarai kepada datariau.com, Kamis (7/12/2017).

Warga lainnya juga mengatakan, keberadaan begal di Desa Tarai Bangun yang merupakan daerah perbatasan Kampar dan Pekanbaru ini terjadi dikarenakan kurangnya pengamanan. Maka warga berharap ada patroli dari aparat kepolisian secara rutin di daerah rawan ini.

"Bubarkan remaja-remaja yang mangkal sampai larut malam, baik di warnet, di SPBU, di perempatan jalan dan warung-warung," pinta Eva, warga lainnya.

Hal yang paling mengkhawatirkan saat ini di Desa Tarai Bangun, lanjut Eva, meningkatnya jumlah warnet yang buka hingga larut malam. Di dalamnya, pengunjung merupakan anak-anak dibawah umur, mereka kecanduan game online, untuk mendapatkan uang nekat melakukan tindak kejahatan.

"Warnet game online ini juga perlu ditertibkan, karena tak ada manfaatnya buat masyarakat, kalau memang ingin buka warnet, harusnya untuk mencari tugas dan hal positif," pinta Eva.

Untuk itu diharapkan aparat kepolisian bisa melakukan patroli atau razia rutin di Desa Tarai Bangun dengan sasaran premanisme, warnet, pengguna narkoba dan kejahatan lainnya.

"Karena ini daerah perbatasan, sarangnya pelaku kejahatan. Aparat desa seperti Ketua RT setempat juga perlu waspada, jangan cuek kalau ada orang baru masuk ke daerahnya," pungkas Eva lagi.

Penulis
: Riki
Editor
: Agusri
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)