Keluarga Oknum Mantan TNI Diduga Terlibat Pengeroyokan Warga Sipil Hingga Pingsan Dilaporkan ke Polisi

datariau.com
2.284 view
Keluarga Oknum Mantan TNI Diduga Terlibat Pengeroyokan Warga Sipil Hingga Pingsan Dilaporkan ke Polisi
Illustrasi

RENGAT, datariau.com - Oknum mantan anggota TNI asal Kabupaten Inhil atas nama inisial SU alias NA diduga terlibat aksi pengeroyokan yang mengakibatkan korbannya Sumardi (62) tidak sadarkan diri dan mengalami memar di dadanya.

Seperti disampaikan putri korban atas nama Wahyu Sri Kencana Dewi (33) warga Jalan Jendral Suderman Kelurahan Kembang Harum Kecamatan Pasir Penyu, saat membuat laporan nomor TBL/67/IX/2016/SPKT, berdasarkan laporan polisi nomor LP/68/IX/2016/SPKT, tanggal 04 September 2016, dijelaskan bahwa orangtuanya tersebut dikeroyok di kediamannya, Ahad (4/9/2016) sore tadi sekitar pukul 17.00 WIB.

Sore itu, kata Wahyu, ayahnya yang menjadi korban baru pulang ke rumah dan melihat telapor SU alias NA bersama istrinya inisial SR dan anaknya inisial SA sedang menimbun jalan air di samping Bank Muamalat Kelurahan Kembang Harum.

Korban kemudian menegur sekeluarga itu yang sedang menimbun saluran air karena ketika saluran air itu ditimbun, maka air akan meluber keluar dan masuk ke rumah korban.

Merasa tidak terima ditegur, SR istri SU alias NA melempar korban dengan pisang, dan selanjutnya anaknya SA menerjang dada korban hingga terjatuh dan tidak sadarkan diri atau pingsan.

Kemudian korban dilarikan ke Klinik Prata dr Rudi Ardian dan malam ini pihak keluarga korban membawa orang tuanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Pematang Reba.

Sementara itu, dari keterangan dr Nori yang bertugas di klinik Prata dr Rudi Ardian mengatakan, pada dada korban sebelah kanan terdapat bekas benturan benda tumpul yang mangakibatkan dada sebelah kanan mengalami memar.

"Untuk lebih memastikan lebih baik dibawa ke RSUD Indrasari untuk dironsen," kata dr Nori menyarankan dan diiyakan oleh keluarga korban untuk siap-siap malam ini juga pindah ke RSUD Indrasari Pematang Reba.

Dari keterangan keluarga korban, bahwa korban juga ditampar di bagaian lehar sebelah kanan dan kiri, namun tidak ada ditemukan memar, hanya ditemukan merah bekas diduga tamparan tersebut.

Penulis
: Heri
Editor
: Zardi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)