Jadi Pengedar Shabu, Oknum Honorer Dishub Inhil Riau Ditangkap Polisi

datariau.com
1.269 view
Jadi Pengedar Shabu, Oknum Honorer Dishub Inhil Riau Ditangkap Polisi
Riauterkini.com
Tersangka dan barang bukti saat dibawa ke kantor polisi.

TEMBILAHAN, datariau.com - FW (31) oknum honorer Dinas Perhubungan (Dishub) Inhil ditangkap polisi, Selasa (6/9/2016) sekira pukul 01.00 WIB, karena menjual narkotika jenis sabu-sabu.

Penangkapan tersangka FW ini berdasarkan penyelidikan yang dilakukan anggota Sat Res Narkoba Polres Inhil dilapangan pada hari Senin (5/9) sekira pukul 15.00 WIB, didapat informasi bahwa ada seorang laki-laki atas berinisial FW alias Oji sering menjual narkotika jenis sabu-sabu bertempat di Jalan Batang Tuaka.

"Dari hasil penyelidikan, selanjutnya Kasat Narkoba memerintahkan enam anggota Sat Narkoba yang dipimpin oleh Kanit 2 Sat Res Narkoba AIPDA K Sianipar melakukan penangkapan terhadap pelaku tersebut," ungkap Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung dikutip riauterkinicom, Selasa (6/9/2016) pagi.

Selanjutnya dilakukan tindakan penggeledahan badan dan rumah, kemudian ditemukan barang bukti narkotika.

"Barang bukti yang berhasil diamankan yakni satu paket kecil sabu dibungkus plastik putih bening, satu paket sedang dibungkus plastik klep les merah dan tiga paket kecil sabu dibungkus plastik putih bening," terang Kapolres.

Termasuk satu buah kotak warna merah jambu berisi 2 paket kecil sabu dibungkus plastik putih bening, satu bilah gunting penjepit, satu bilah gunting pemotong, satu unit timbangan digital warna hitam, satu ikat plastik putih bening diduga untuk pembungkus sabu, satu buah sendok terbuat dari pipet plastik, satu buah mancis gas, satu set bong (alat isap sabu) terbuat dari botol kaca yang pada ujungnya terpasang pipet dan kaca pembakar, satu unit Handphone Nokia TYPE 225 kesing warna hitam dengan no. Simcard 08238503xxxx, uang tunai sebanyak Rp. 695.000, dan satu buah mancis gas.

"Saat itu tersangka dan barang bukti dibawa ke ruangan Sat Narkoba Polres Inhil, guna proses penyidikan lebih lanjut," ujar Dolifar.

Editor
: Razi
Sumber
: Riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)