Begal di Inhu Rampas Motor Beserta Istri, Seorang Suami Lapor Polisi

datariau.com
2.136 view
Begal di Inhu Rampas Motor Beserta Istri, Seorang Suami Lapor Polisi
Ilustrasi

RENGAT, datariau.com - Tindak kriminal di Provinsi Riau semakin mengkhawatirkan. Jika selama ini perampasan motor di jalan hanya menyisakan korban, kali ini korbannya langsung dibawa beserta motor.

Seperti yang terjadi pada Selasa 15 November 2016 sekitar pukul 20.00 wib, 1 unit  sepeda motor merk Supra X 125 dengan nomor polisi BM 6101 VI dirampas oleh seorang beserta pengendaranya yang diketahui seorang perempuan statusnya istri orang.

Peristiwa ini terjadi di PT BBU Divisi II Desa Kelesa kecamatan Seberida kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

"Kasus tersebut dilaporkan Rabu 16 November 2016 sekitar pukul 19.00 wib, oleh Zulkarnain (38) suami korban Nurasiah (30) warga Palma Divisi II kecamatan Batang Gansal," kata Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni SIk melalui Paur Humas Polres Inhu Iptu Yarmen Djambak Jum'at (18/11/2016).

"Terlapornya adalah inisial IP yang berprofesi sebagai supir PT BBU warga desa Kelesa kecamatan Seberida kabupaten Inhu," lanjutnya.

Menurut keterangan saksi Surya Dewi yang juga merupakan karyawan PT Palma I kecamatan Batang Gansal, bahwa pada hari Selasa (15/11/2016) sekira pukul 15.00 wib korban bersama saksi Dewi pergi ke SPBU Simpang PT KAT guna mengisi bahan bakar untuk kendaraan mereka masing-masing.

"Saat itu keadaan sedang hujan lebat, korban dan saksi berhenti dan menunggu hujan berhenti di SPBU tersebut," terangnya.

Ketika hujan berhenti, korban dan saksi pun kembali pulang ke rumah sekitar pukul 20.00 wib, dan melintasi di jalan poros PT BBU Div II Desa Kelesa, saat itu korban dan saksi dihadang oleh terlapor yang sudah diketahui identitasnya yakni inisial IP.

"Terlapor pergi dengan membawa korban beserta sepeda motor milik korban, kemudian korban berteriak meminta tolong," terang Yarmen.

Ketika saksi Dewi hendak menolong korban, saksi dihadang oleh rekan terlapor yang tidak diketahui identitasnya. Namun saksi melakukan perlawanan dan berhasil melarikan diri dari hadangan rekan terlapor, kemudian saksi pergi menuju PT BBU I untuk meminta bantuan dan memberitahukan kepada suami korban.

"Kemudian karyawan PT BBU I beserta pelapor (suami korban) mendatangi TKP dan berusaha mencari korban di sekitaran TKP, namun korban dan sepeda motor milik korban tidak juga ditemukan," ulasnya.

Akhirnya, suami korban melaporkan kejadian tesebut ke Polsek Seberida guna pengusutan lebih lanjut. "Saat ini kasus tersebut dalam penyelidikan pihak kepolisian," pungkanya.

Penulis
: Heri
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)