Aksi Mesum Pasangan Pacaran di Balai Adat Air Molek Inhu Membuat Resah Warga

datariau.com
14.433 view
Aksi Mesum Pasangan Pacaran di Balai Adat Air Molek Inhu Membuat Resah Warga
Heri
Balai Adat di Air Molek Inhu.

RENGAT, datariau.com - Satu-satunya gedung Balai Adat Melayu yang menjadi kebanggaan warga Kabupaten Indragiri Hulu yang beralamat di Jalan Sudirman Kecamatan Pasir Penyu dibangun pada tahun 2001 oleh pihak perusahan swasta sepertinya sudah beralih fungsi menjadi tempat pacaran kawula muda mudi.

Hasil pantauan tim datariau.com pada hari Rabu (27/6/2017) di sekitar Balai Adat Pasir Penyu banyak ditemukan bekas kondom, lem dan tisu. Selain itu ada pula sejumlah pasangan pacaran yang nongkrong di sana. Atas temuan ini, dikhawatirkan gedung itu menjadi tempat mesum pasangan haram.

"Kami sebagai masyarakat Pasir Penyu suku Melayu sangat menyayangkan sekali dengan adanya berbagai informasi tentang Balai Adat tersebut. Tak seharusnya informasi balai adat menjadi tempat mesum atau prostitusi itu terjadi. Memang berapa bulan terakhir ini banyak sekali informasi tentang Balai Adat menjadi tempat mesum para anak muda mudi di malam mau pun siang hari. Kami berharap pengurus LAM Pasir Penyu dapat tertibkan dan kembalikan nama baik Balai Adat tersebut," tegas Arifuddin Ahalik yang juga mantan DPRD Inhu, kepada datariau.com saat dikonfirmasi terkait temuan itu.

Sambung Arifuddin Ahalik, selain segera tertibkan kondisi Balai Adat Pasir Penyu, dirinya juga mempertanyakan mengenai penggunaan gedung selama ini. "Jangan hasil gedung saja yang diurusi, sementara itu ketertiban dan keamanan Balai Adat dilalaikan," tegasnya mengingatkan.

Sementara itu, Ketua LAM Pasir Penyu Rusli Kotyy saat dikonfirmasi mengatakan, mengenai Balai Adat menjadi tempat pacaran sudah disampaikan kepada pihak berwajib dan instansi terkait lainnya dan penindakan sudah juga dilakukan.

Terpisah, Danru Satpol PP Pasir Penyu, Febby Riantino SE dikonfirmasi mengenai banyaknya pasangan pacaran di gedung itu mengatakan, sebelum masuk bulan Ramahdan kemarin pihaknya sudah melakukan razia di Balai Adat Pasir Penyu.

"Razia akan kami lakukan kembali usai hari Raya Idul Fitri ini secara rutin hingga benar-benar tidak ada lagi terjadi keresahan terhadap masyarakat," katanya.

"Ya benar, kami juga mendapatkan informasi bahwa Balai Adat Pasir Penyu menjadi tempat pertemuan anak-anak muda-mudi," tukasnya.

Camat Pasir Penyu Bambang Indramawan mengatakan, pihaknya akan segera koordinasikan hal ini kepada pengurus Balai Adat, Tokoh Masyarakat, pihak yang berwajib untuk segera melakukan penertiban agar tidak ada lagi pasangan pacaran di gedung itu.

"Untuk mencegah perbuatan yang mungkin saja bisa terjadi di Balai Adat, insya Allah Balai Adat itu akan digunakan oleh KNPI Inhu," pungkasnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)