Ditemukan Zat Berbahaya Dalam Makanan Pasar Ramadhan Pekanbaru

datariau.com
1.451 view
Ditemukan Zat Berbahaya Dalam Makanan Pasar Ramadhan Pekanbaru
ilustrasi

PEKANBARU, datariau.com - Memastikan suasana pasar Ramadhan yang tertata dan terjaminnya makanan dan minuman sehat, Walikota Pekanbaru Firdaus lakukan tinjauan.

Walikota mendampingi Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BB-POM) melakukan tinjauan Pasar KNPI Senapelan yang berada di depan rumah dinas Walikota Pekanbaru Jalan Ahmad Yani, Pasar Ramadhan di Masjid Al Fida Jalan KH Ahmad Dahlan dan terakhir Pasar Ramadhan yang berada Jalan WR Supratman Gobah, Kamis (9/6/2016).

Dalam tinjauan tersebut, petugas BB-POM mengambil beberapa sampel dari makanan dan minuman yang dijual di setiap pasar Ramadhan, menariknya selama kunjungan itu berlangsung para pedagang tampak melakukan pemeriksaan dengan antusias.

Walikota sempat berbincang-bincang dengan para pedagang seraya berbelanja ta'jil dan makanan untuk berbuka puasa. Dalam kesempatan tersebut, petugas dari BB-POM menyediakan mobil pemeriksaan.

Hasil pemeriksaan laboraturium mobile yang dilakukan oleh BB-POM menemukan masih ada pedagang yang menggunakan zat yang dilarang untuk dikonsumsi, termasuk juga soal zat pewarna dan zat dilarang lainnya.

“Dari hasil pemeriksaan, ternyata masih ada pedagang kita yang mengggunakan campuran zat tak layak kosumsi. Kita minta kepada para pedagang untuk memperhatikan kebersihan makanan dan minuman yang dijualkan agar tidak membahayakan kesehatan masyarakat. Sediakanlah makanan sehat dan bergizi, dapat untung, dan dapat pahala," pesan Walikota.

Dikatakan Walikota, pemeriksaan lebih seksama akan dilanjutkan di BB-POM, dan apabila kandungan makanan tersebut terbukti membahayakan kesehatan, maka petugas BB-POM akan menyampaikan kepada pedagang yang bersangkutan untuk tidak menyediakan makanan atau minuman dengan mencampur bahan yang berbahaya.

"Apabila sudah masuk pada kategori kesengajaan, maka bisa saja diberlakukan larangan ikut berjualan di pasar Ramadhan. Karena ini bisa membahayakan masyarakat yang mengkonsumsinya," tegas Wako.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Provinsi Riau, Indra Ginting mengatakan, dari tiga lokasi yang menjadi lokasi pemeriksaan ada satu lokasi yang ditemukan adanya ta'jil yang mengandung zat berbahaya, yakni sampel yang diambil di pasar Ramadhan yang berada di Jalan WR Supratman Gobah.

"Setaip lokasi ada 15 item yang kita jadikan sampel, dari keseluruhannya, 1,47 persen sampel mengandung zat tidak layak kosumsi," katanya.

Menurut Indra, pengawasan ini akan terus dilakukan dan tidak hanya di Pekanbaru saja, tetapi akan turun ke daerah-daerah lainnya di Provinsi Riau.

Penulis
: Rina
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)