Buaya Sepanjang 2,3 Meter Berkeliaran di Kebun Sawit Ditangkap Warga Lirik Inhu

2.160 view
Buaya Sepanjang 2,3 Meter Berkeliaran di Kebun Sawit Ditangkap Warga Lirik Inhu
Buaya saat diamankan Polsek Lirik Inhu. (foto: heri)
RENGAT, datariau.com - Munculnya seekor buaya dewasa di areal perkebunan PT Tesso Indah Desa Pasir Ringgit Kecamatan Lirik Kabupaten Inhu membuat heboh warga Lirik, Jumat (13/5/2016).

Informasi yang dihimpun datariau.com dari Kapolsek Lirik, AKP Taufiq Nugraha, buaya itu pertama kali ditemukan seorang warga sekitar pukul 7.30 Wib pagi tadi. Ketika itu warga yang hendak ke kebun melihat seekor buaya sedang bertengger di tengah kebun sawit. Kaget melihat buaya, warga tersebut kemudian meminta pertolongan warga lainnya dan melaporkan penemuan itu kepada Polisi.

Setelah mendapat laporan warga, kepolisian langsung turun ke lokasi dan menemukan buaya sudah dalam kondisi terikat tali diamankan warga.

"Ukurannya sekitar 2,3 meter, buaya tersebut langsung kami amankan ke Polsek Lirik, dan menyerahkan buaya itu kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di Pekanbaru," jelasnya.

Menurut AKP Taufiq, munculnya buaya bukan kali ini saja terjadi di Kecamatan Lirik. Sekitar delapan bulan lalu, juga ditemukan seekor buaya dewasa di Desa Seko Lubuk Tigo. Buaya tersebut diduga berasal dari aliran sungai Indragiri yang berdekatan dengan kawasan hutan suaka margasatwa Kerumutan.

"Buaya-buaya ini diduga dari sungai kemudian masuk ke kanal-kanal perusahaan sehingga bermunculan di tengah warga," sebutnya.

Untuk menjaga keselamatan warga, sambung AKP Taufiq, jajaran Polsek Lirik telah menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan kegiatan di sekitar kanal-kanal perusahaan yang berdekatan dengan aliran sungai.

"Kami menimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan di kanal-kanal perusahaan apalagi saat ini air sungai sedang naik karena musim hujan, kemudian jika masyarakat menemukan buaya agar segera menghindar dan segera melaporkannya kepada masyarakat agar tidak melakukan kegiatan di sekitar kanal-kanal perusahaan yang berdekatan dengan aliran sungai," ujarnya.



Jangan ketinggalan berita terbaru:
Ikuti halaman facebook kami klik (Facebook)
Ikuti twitter kami klik (Twitter)


(her)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)