Ingin Nabung Uang Logam, Kumala Mengaku Ditolak Bank BNI

datariau.com
3.236 view
Ingin Nabung Uang Logam, Kumala Mengaku Ditolak Bank BNI
Heri
Bank BNI cabang Air Molek.

RENGAT, datariau.com - Sekian lama mengumpulkan uang koin dengan cara menabung di rumahnya, Kumala akhirnya mengumpulkan hampir Rp1 juta uang logam sisa belanjaan selama bertahun-tahun.

Kemudan dia berniat untuk menabungkan uang logam itu ke Bank BNI cabang Air Molek untuk menambah tabungannya yang sudah ada di bank tersebut. Kumala pun menghitung uang logam itu dan disusun sebanyak Rp 5000 peronggoknya dan diikat dengan plastik agar mudah menghitungnya di bank.

Kumala kemudian berangkat ke Bank BNI dengan penuh harapan untuk menabungkan uang logam tersebut, Senin (11/7/2016). Karena baru buka pasca liburan Idul Fitri, hari ini bank tersebut ramai dikunjungi dan Kumala pun harus mengantri.

Sejak pukul 10.00 Wib dia mengantri sampai pukul 13.45 Wib baru panggilan dari antrian nomor 145. Begitu hendak menabungkan uang logam itu, pihak Bank BNI Air Molek menolak dengan alasan bahwa stok uang logam pihak bank masih banyak.

"Saya sebagai nasabah Bank BNI sangat kecewa sekali, seharusnya pihak bank dapat menjaga nasabanya dan bukan buat kecewa seperti ini. Kalau caranya seperti ini nasabah Bank BNI bisa pada pindah ke bank lain," kata Kumala menceritakan kepada datariau.com.

"Kita itu mau simpan uang, bukan mau simpan bom. Walaupun itu uang logam, itu kan juga uang Indonesia. Sedangkan uang luar negeri saja bisa disimpan di Bank Indonesia, ini masak iya uang Indonesia tidak bisa disimpan di Bank Indonesia itu sendiri," sambungnya.

Karena kecewa, rencananya besok, Selasa Kumala akan datang lagi ke Bank BNI tersebut untuk menarik semua simpanan uangnya yang ada di bank tersebut untuk dipindahkan kebank lain yang dianggapnya lebih ramah terhadap nasabah.

Terkait hal ini, belum satu orangpun dari pihak manajemen Bank BNI cabang Air Molek yang bisa dikonfirmasi terkat alasan ditolaknya nasabah menabung uang logam ini. Pihak datariau.com masih berusaha untuk melakukan konfirmasi terkait kekecewaan seorang nasabah pemilik kepingan uang logam ini.

Penulis
: Heri
Editor
: Ummu SH
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)