Pansus Tatib dan Kode Etik DPRD Kota Pekanbaru Sudah Terbentuk

1.227 view
Pansus Tatib dan Kode Etik DPRD Kota Pekanbaru Sudah Terbentuk
Ilustrasi. (foto: net)
PEKANBARU, datariau.com - DPRD Kota Pekanbaru resmi membentuk panitia khusus (Pansus) yang akan membahas tata tertib (tatib) dan kode etik Anggota Dewan nantinya.

Pembentukan pansus ini disampaikan secara resmi dalam rapat paripurna DPRD Kota Pekanbaru, Senin (29/9/2014). Paripurna dipimpin Ketua DPRD sementara Roni Amriel dan dihadiri Asisten III Sekdako Pekanbaru Dastrayani Bibra mewakili Walikota Pekanbaru Firdaus MT.

Dalam penyampaian pembentukan pansus diumumkan bahwa untuk pansus tatib diketuai oleh Ir Nofrizal MM dari Fraksi PAN dan untuk pansus kode etik diketuai oleh Hj Masni Ernawati dari Fraksi Golkar.

"Dengan telah terbentuknya pansus ini diharapkan nantinya dapat menggesah tatib dan kode etik anggota Dewan," ungkap Roni usai paripurna.

Menurut Roni, sesuai target terselesainya kewenangannya sebagai Ketua Sementara yakni hingga penunjukkan Pimpinan Defenitif pada pekan pertama Oktober nanti, maka hal yang harus dilalui ada beberapa hal, diantaranya pembentukan fraksi yang telah selesai dilakukan, kemudian pembentukan tatib dan kode etik anggota dewan yang saat ini tengah dilakukan.

"Setelah tatib dan kode etik nantinya dilanjutkan dengan pembentukkan alat kelengkapan seperti komisi dan badan-badan yang ada di DPRD," ujar Roni.

Setelah alat kelengkapan dibentuk, sebutnya, barulah nama pimpinan defenitif diajukan ke Gubernur Riau melalui Walikota Pekanbaru. Untuk menggesah itu, ditargetkan dalam 10 hari kerja, pansus tatib dan kode etik selesai melakukan pekerjaannya.

"Semua mekanismenya ada, tidak boleh saling mendahului, itu urutannya, fraksi, tatib, alat kelengkapan, baru lah pimpinan defenitif," pungkasnya.

Dalam rapat paripurna tersebut juga tampak kursi Anggota DPRD ramai pertanda Anggota DPRD yang baru dilantik belum sebulan itu masih semangat dalam melakukan aktifitas rapat. Hanya saja, satuan kerja perangkat daerah tidak begitu ramai. (*)



JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)