Selama 2016, Ombudsman Terima 10 Ribu Laporan Masyarakat Terkait Pelayanan Publik

datariau.com
1.972 view
Selama 2016, Ombudsman Terima 10 Ribu Laporan Masyarakat Terkait Pelayanan Publik
okezone.com

JAKARTA, datariau.com - Ketua Ombudsman Republik Indonesia Amzulian Rifai mengatakan selama 2016, pihaknya menerima tak kurang dari 10.000 laporan dari masyarakat tentang dugaan maladministrasi dalam pelayanan publik. Namun, dari jumlah tersebut, setelah dilakukan verifikasi, hanya 9.080 laporan yang dinilai memenuhi syarat untuk ditindaklanjuti. 

Melihat antusiasme masyarakat dalam melayangkan laporan, ia pun memprediksi jumlah tersebut akan meningkat 100 persen menjadi 20.000 laporan tahun ini. Sehingga Ombudsman kini menambah 208 calon asisten baru dan membuka pusat pelayanan pelaporan masyarakat di lantai 1 Gedung Ombudsman, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. 

"Untuk merespon meningkatnya partisipasi masyarakat kami merekrut 200 lebih calon asisten dan kami melakukan perbaikan dalam alur proses," kata Amzulian dalam keterangan persnya di Gedung Ombudsman, Jakarta, Rabu  (8/2/2017). 

Untuk membuka akses lebih luas kepada masyarakat untuk menyampaikan laporan, Ombudsman telah membuka kantor perwakilan  di seluruh provinsi di Indonesia. 

Selain itu untuk mempermudah mekanisme pelaporan, sudah dimulai pula pelayanan kontak dengan nomor 137, tanpa kode daerah, serta kontak SMS dan Whatsapp pada nomor 0821 3737 3737. 

"Selama dua bulan berjalan, dari pelayanan kontak 137, telah masuk 424 laporan," ujar dia. 

Rinciannya, 140 penyampaian laporan, 100 konsultasi dan 146 permintaan informasi umum. Laporan masyarakat yang masuk ke Ombudsman akan diproses melalui tiga tahap. Pertama, penerimaan laporan oleh petugas yang akan ditindaklanjuti oleh tim substansi jika perlu. 

"Nanti laporan yang masuk pelapor yang datang langsung kita akan terima oleh tim, kemudian apabila memang harus ditindaklnjuti kita akan memanggil tim substansi. Kedua, pemeriksaan dan tahap ketiga resolusi dan monktoring," ujar Amzulian.

Editor
: Adi
Sumber
: Okezone.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)