DPRD Minta Tinjau Ulang Ojek Online Beroperasi di Kota Pekanbaru

datariau.com
6.281 view
DPRD Minta Tinjau Ulang Ojek Online Beroperasi di Kota Pekanbaru
Ilustrasi

 

PEKANBARU, datariau.com - Saat ini ojek online mulai beroperasi di Kota Pekanbaru. Layanan ojek online dengan nama Koujek yang melayani jasa transportasi dan transportasi umum tersebut berkantor di Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru. Operasional Koujek sendiri dimulai dari mulai pukul 09.00-21.00 WIB.

 

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Jhon Romi Sinaga SE, mengatakan, keberadaan ojek online saat ini di Kota Pekanbaru, perlu ditinjau ulang. Sebab, kebutuhan tentang ojek online ini belum terlalu mendesak di Kota Pekanbaru.

 

"Saya pikir belum pantas (ada ojek online,red). Karena kota kita ini sudah banyak ojek tradisional yang berada di persimpangan jalan," ucap Jhon Romi Sinaga kepada wartawan, Selasa (22/11/2016).

 

Jhon Romi juga menyebut, kehadiran dan kebutuhan untuk ojek online saat ini tidak sesuai dengan pertumbuhan kota Pekanbaru. Karena dengan jumlah penduduk Pekanbaru di angka 1 juta, berbeda dengan jumlah penduduk di Jakarta diangka 2,5 juta penduduk.

 

"Sekarang ini, untuk kendaraan roda dua, masyarakat Pekanbaru sudah memiliki kendaraan sendiri. Pekanbaru ini tidak terlalu macet, tidak sama seperti di Jakarta," tuturnya.

 

Politisi PDI Perjuangan ini juga meminta masuknya jasa ojek online harus ditinjau izin operasionalnya dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Pekanbaru.

 

"Intinya ojek online harus dikaji dulu, apa sudah layak atau tidak. Pemko harus bersikap tegas. Kalau disamakan dengan kota Jakarta, saya kurang setuju," ucapnya.

 

Selain itu kehadiran ojek online di Pekanbaru menurutnya bisa membunuh dan mematikan usaha ojek-ojek tradisional dari masyarakat Pekanbaru. Masuknya ojek online itu katanya, jelas berdampak buruk dan menimbulkan gesekan sosial di masyarakat.

 

"Kita gak mau nanti kehadiran ojek online ini menjadi polemik, apalagi menjadi konflik. Terlebih angkutan massal Trans Metro kan sudah ada. Kita minta pemerintah bijak menyikapi ini. Saya rasa kalau dimaksimalkan yang ada ini sudah cukup baik untuk saat ini," pungkasnya.

Penulis
: Putra
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)