DPRD Desak Pemko Pekanbaru Cabut Izin Gelper yang Jadi Tempat Judi

datariau.com
1.012 view
DPRD Desak Pemko Pekanbaru Cabut Izin Gelper yang Jadi Tempat Judi
Illustrasi

PEKANBARU, datariau.com - Meski sudah dirazia dan digerebek oleh pihak kepolisian, namun tempat perjudian berkedok gelper masih saja beroperasi. Dan penyelesaian kasusnya pun masih menjadi tanda tanya.

Untuk itu, Pemerintah Kota Pekanbaru diminta mendata ulang tempat gelper ini, jika didapati tidak sesuai dengan izinnya, maka disarankan untuk dicabut. Begitu juga terhadap pihak kepolisian, supaya dapat menindak kasus ini dengan tuntas.

"Kita minta Pemko melalui SKPD terkait, mendata ulang lagi. Cek semua tempat yang diduga menjadi tempat judi itu. Karena saya yakin masih ada yang beroperasi," kata Anggota DPRD Pekanbaru, Yose Saputra, Jum'at (4/11/2016).

Dijelaskannya, dari hasil pantauannya di lapangan, beberapa gelper yang ada di antaranya ada yang nekat masih beroperasi seperti di Pasar Buah 88 Jalan Riau, Metro Swalayan Jalan Imam Munandar/Harapan Raya, Citra Plaza Senapelan lantai IV dan Holiday 88 Jalan Sultan Syarif Kasim. Dia meminta supaya ini ditindak.

"Kita berharap agar judi gelper ini tidak ada lagi di kota ini, Pemko dan kepolisian serta pemilik tempat hiburan diminta membuat MoU. Isinya jelas tidak boleh judi jenis apapun," tegasnya.

Satpol PP selaku penegak Perda, diminta Yose harus melakukan pengawasan insentif. "Jika pihak-pihak terkait berkomitmen dan serius, maka dipastikan akan takut pengusaha untuk membuka tempatnya," katanya lagi.

Dilihat kondisi di lapangan, kta Yose, dimana gelper ini memang jenis judi yang dikategori aman. Sebab, tidak ada transaksi apapun saat permainan. "Untuk itu, saya minta penanganan gelper ini serius. Jangan saling lempar bola. Pemko harus cek lagi ke lapangan, apakah sesuai izin. Sementara polisi juga harus bekerja sesuai pengungkapan judi di KUHP," harapnya.

Penulis
: Tiara
Editor
: Riki
Tag:gelper
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)