Anggota DPRD Pekanbaru Akan Laporkan Dugaan Mafia Proyek APBD ke Kejati

datariau.com
1.655 view
Anggota DPRD Pekanbaru Akan Laporkan Dugaan Mafia Proyek APBD ke Kejati
doc.
Spanduk misterius yang sempat membuat heboh.

PEKANBARU, datariau.com - Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi Golkar, Yose Saputra, akan melaporkan dugaan mafia proyek APBD yang dikuasai oleh Sarjoko alias Asun.

"Dalam waktu dekat ini kita akan ke Kejati Riau. Ini berkaitan dengan persoalan mafia proyek itu dan pasti ini adalah bukti bahwa DPRD adalah fungsi dari pengawasan. Tunggu saja tanggal mainnya," kata Yose, Rabu (9/8/2017).

Pernyataan ini disampaikan Yose berkaitan adaya statemen dari Pengamat Hukum Yusuf Daeng yang mengatakan, permasalahan APBD atau yang menyangkut uang negara bukan bersifat delik aduan, jika DPRD menemukan kejanggalan dan temuan harus segera dilaporkan.

DPRD diminta tidak hanya pandai bersorak sana sini, asalkan ada bukti pendukung yang cukup, maka ini bisa masuk dalam ranah hukum.

Persoalan ini mencuat saat Anggota DPRD Pekanbaru Yose Saputra mengungkapkan bahwa dirinya siap bersaksi dan memberikan data-data dan bukti-bukti mana saja perusahaan Asun yang diduga mengendalikan proyek APBD bernilai miliaran rupiah ini.

Asun sebagai Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Pekanbaru dituding meloloskan proses lelang dalam pengerjaan proyek yang ada di Kelurahan. Informasi ini menurutnya jelas dan akurat.

"Saya masih di Jakarta. Kalau untuk mengusut biar Kejati Riau yang akan mengusut. Pepatah melayu, cakap banyak tak elok. Jadi wait and see saja," singkatnya.

Sarjoko alias Asun dari pemberitaan sebelumnya membantah kalau dirinya memainkan proyek APBD miliaran rupiah. Menurutnya, tuduhan itu jelas tak beralasan dan tidak bertanggungjawab. "Biar Tuhan saja yang tahu Pak. Tak ada itu," ucapnya belum lama ini.

Dia juga mengelak dan membantah kalau dirinya kerap bermain proyek dan mengaturnya. "Mana mungkin saya ngatur proyek. Kalau dapat proyek iya," tegasnya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)