Polda Riau Nilai Kampung Tangguh Anti Narkoba Desa Sipungguk, Warga Tunjukkan Kekompakan

datariau.com
108 view
Polda Riau Nilai Kampung Tangguh Anti Narkoba Desa Sipungguk, Warga Tunjukkan Kekompakan
Foto: Ist.

KAMPAR, datariau.com - Kekompakan masyarakat Desa Sipungguk, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, dalam memerangi penyalahgunaan narkotika mendapat apresiasi dari Polda Riau. Hal itu terlihat saat tim penilai dari Ditresnarkoba Polda Riau melakukan penilaian Kampung Tangguh Anti Narkoba di Aula Desa Sipungguk, Rabu (24/6/2026), dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.

Penilaian dipimpin Plh Kabag Wassidik Resnarkoba Polda Riau AKBP Edi Munawar, Amd., SH., MH., bersama tim dari Ditresnarkoba Polda Riau. Hadir pula jajaran Satresnarkoba Polres Kampar, Camat Salo, Kepala Desa Sipungguk, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta Satgas Anti Narkoba Desa Sipungguk.

Sejak awal kegiatan, kekompakan seluruh elemen masyarakat tampak dalam menyambut tim penilai. Mereka bersama pemerintah desa dan kepolisian menunjukkan berbagai program yang telah dijalankan untuk mewujudkan Desa Sipungguk sebagai kampung yang tangguh terhadap ancaman narkotika.

Baca juga:Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Dit Binmas Polda Riau Bersihkan Tepian Sungai Subayang Bersama Warga


Kasat Resnarkoba Polres Kampar AKP Markus T. Sinaga mengatakan, penilaian tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang telah dilakukan secara berkesinambungan sejak program Kampung Tangguh Anti Narkoba dibentuk.

"Hari ini merupakan puncak dari perjuangan panjang Desa Sipungguk dalam membangun kampung tangguh anti narkoba yang kami dukung secara penuh sejak awal program ini diluncurkan," ujarnya.

Menurut Markus, Satresnarkoba Polres Kampar tidak hanya berfokus pada penindakan terhadap pelaku tindak pidana narkotika, tetapi juga mengedepankan langkah-langkah pencegahan melalui pemberdayaan masyarakat.

"Sebagai unsur Satresnarkoba Polres Kampar, kami tidak hanya bertugas menindak pelaku narkotika, tetapi juga aktif membangun program preventif seperti ini untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari pengaruh zat berbahaya sesuai semangat Hari Bhayangkara yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Baca juga:Tak Sekadar Seremoni, Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau Fokus pada Pelayanan dan Kepedulian Sosial


Ia menjelaskan, pembinaan yang diberikan meliputi penyusunan struktur organisasi Kampung Tangguh Anti Narkoba, sosialisasi bahaya narkotika, hingga pembentukan Satgas Anti Narkoba yang melibatkan masyarakat secara langsung.

"Kami ingin memastikan program ini tidak berhenti pada penilaian semata, tetapi mampu berjalan secara berkelanjutan sebagai gerakan masyarakat," tambahnya.

Ketua Tim Penilai AKBP Edi Munawar memberikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara masyarakat Desa Sipungguk dengan Satresnarkoba Polres Kampar.

"Kami sangat mengapresiasi peran aktif Kasat Resnarkoba Polres Kampar beserta jajaran dalam mendukung program Kampung Tangguh Anti Narkoba di Desa Sipungguk. Program berbasis masyarakat seperti ini menjadi contoh bagaimana Polri bersama masyarakat mampu menciptakan perubahan positif," ujarnya.

Baca juga:Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Dit Samapta Polda Riau Gelar Bakti Religi dan Jumat Bersih di Masjid Al Falah


Menurutnya, penilaian dilakukan secara menyeluruh dengan melihat keberadaan organisasi anti narkoba di desa, program kerja yang telah dilaksanakan, tingkat partisipasi masyarakat, hingga dampak nyata yang dirasakan warga.

"Kami ingin memastikan program yang dibangun benar-benar berjalan dan dapat menjadi model bagi desa-desa lain di Provinsi Riau," jelasnya.

Selama proses penilaian, tim melakukan pemeriksaan administrasi, wawancara dengan pengurus dan masyarakat, serta meninjau langsung sejumlah lokasi pelaksanaan program di Desa Sipungguk.

KBO Satresnarkoba Polres Kampar IPTU Syelfa Endri, SH., mengatakan keberhasilan program tidak lepas dari keterlibatan aktif masyarakat.

"Kami melakukan pendekatan yang komprehensif mulai dari sosialisasi, pengawasan hingga pendampingan kepada masyarakat. Kerja sama dengan warga menjadi kunci utama sehingga program ini dapat berjalan dengan baik," ujarnya.

Baca juga: Polda Riau Segarkan Organisasi, Sejumlah Pejabat Polres Rohil Dapat Penugasan Baru


Camat Salo Sofiandi, SE., ME., mengaku bangga atas pencapaian Desa Sipungguk yang berhasil masuk dalam penilaian tingkat Provinsi Riau.

Menurutnya, dukungan Satresnarkoba Polres Kampar menjadi faktor penting dalam membangun kesadaran masyarakat untuk memerangi narkotika.

"Penilaian dari Polda Riau menjadi bukti bahwa kerja sama yang telah dibangun selama ini mendapat pengakuan. Kami berharap Desa Sipungguk dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain," katanya.

Kepala Desa Sipungguk Mawardi turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran Satresnarkoba Polres Kampar yang selama ini aktif memberikan pendampingan.

"Tanpa dukungan dan pembinaan dari Satresnarkoba, program ini tidak akan berjalan seperti sekarang. Kami belajar bagaimana membangun kesadaran masyarakat agar bersama-sama menolak penyalahgunaan narkotika," ujarnya.

Baca juga:Polda Riau Salurkan 593 Bansos Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Komitmen Hadir untuk Masyarakat


Hal senada disampaikan salah seorang anggota Satgas Anti Narkoba Desa Sipungguk. Ia mengaku berbagai pelatihan yang diberikan kepolisian membuat para relawan semakin siap menjalankan tugas memberikan edukasi dan melakukan deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat.

Hasil penilaian Kampung Tangguh Anti Narkoba akan diumumkan Polda Riau dalam waktu dekat sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)