SMM PANEL INDO

Jadi Narasumber Pelatihan Penanganan Karhutla di BPBD Kalbar, Kompol Stevie Kenalkan Dashboard Lancang Kuning Nusantara

datariau.com
153 view
Jadi Narasumber Pelatihan Penanganan Karhutla di BPBD Kalbar, Kompol Stevie Kenalkan Dashboard Lancang Kuning Nusantara
Foto: Denni France
Serdik Sespimen 67 Kompol Stevie A. Rampengan saat menjadi narasumber dalam Pelatihan Penanganan Karhutla di BPBD Provinsi Kalimantan Barat.

PONTIANAK, datariau.com - Di tengah kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Barat yang masuk kategori ekstrem, Serdik Sespimen 67 Kompol Stevie A. Rampengan, S.H., M.M., M.Si., M.H., M.M.T., hadir sebagai narasumber dalam Pelatihan Penanganan Karhutla di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat.

Pelatihan yang berlangsung sejak 7 September 2026 tersebut merupakan bagian dari kegiatan edukasi siswa Sespimen 67 di wilayah hukum Polda Kalimantan Barat selama 10 hari.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BPBD Provinsi Kalimantan Barat Ridwan, S.T., M.M., Kepala Pusat Dalops BPBD Daniel beserta jajaran dan seluruh staf BPBD.

Baca juga:Peserta Didik Sespimmen Polri Angkatan 67 Lakukan Penilitian Dashboard LK di Polres Dumai


Dalam kegiatan itu, Kompol Stevie memaparkan strategi penanganan karhutla sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi Dashboard Lancang Kuning Nusantara sebagai salah satu instrumen pendukung dalam deteksi dini dan penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Menurut Kompol Stevie, pelatihan berlangsung aktif dan interaktif. Peserta juga mengajukan berbagai pertanyaan kritis mengenai strategi penanganan karhutla agar dapat dilakukan secara cepat, tepat dan terukur di lapangan.

"Saat ini Kalbar mengalami karhutla yang ekstrem sehingga membutuhkan penanganan kebakaran secara intensif dengan ditunjang oleh teknologi, dalam hal ini adalah Dashboard Lancang Kuning Nusantara," ujar Kompol Stevie A. Rampengan di Pontianak, Kamis (17/9/2026).

Baca juga:Kompol Stevie Penerima Pin Emas Kapolri, Kembali Terima Penghargaan Dari Kapolda Sumut Pengungkapan Ladang Ganja Terluas di Indonesia

Mengenal Dashboard Lancang Kuning Nusantara


Dashboard Lancang Kuning Nusantara merupakan inovasi berbasis teknologi yang dikembangkan Polda Riau untuk mendukung penanganan karhutla secara terukur, terstruktur dan efisien.

Teknologi tersebut secara nasional diperkenalkan pada 9 Maret 2020 di Balai Serindit, Pekanbaru, Riau. Dashboard ini kemudian menjadi salah satu program yang digunakan di sejumlah Polda yang memiliki wilayah rawan karhutla, termasuk Polda Kalimantan Barat.

Salah satu keunggulan dashboard tersebut adalah kemampuannya mengintegrasikan informasi dari sejumlah sumber data satelit untuk membantu mendeteksi titik panas atau hotspot.

Baca juga:Membangun Legacy Single Data Dengan Super Apps Presisi Polri, Kompol Stevie Jadi Pembicara Webinar Universitas Krisnadwipayana


Selain informasi hotspot, sistem tersebut juga menyediakan berbagai data pendukung yang dapat digunakan untuk menentukan langkah penanganan di lapangan. Di antaranya arah angin, kebutuhan air untuk pemadaman, kondisi lahan gambut, perkiraan cuaca, kepemilikan lahan, keberadaan embung, kanal dan sekat kanal, hingga lokasi Polsek, Polres, lahan perusahaan serta helipad terdekat.

Data koordinat hotspot yang tersedia juga dapat membantu petugas melakukan mobilisasi menuju lokasi untuk melakukan verifikasi lapangan.

Apabila titik tersebut terbukti merupakan kebakaran, informasi yang lebih cepat dan akurat diharapkan dapat mendukung upaya pemadaman sebelum api meluas.

Baca juga:Sukseskan KTT G-20, Mantan Kapolsek Limapuluh Polda Riau Kompol Stevie Terima Pin Emas Kapolri


Inovasi Dashboard Lancang Kuning Nusantara juga disebut telah memperoleh Hak Cipta dari Kementerian Hukum dan HAM RI serta mendapat apresiasi sebagai salah satu terobosan teknologi dalam mendukung penanggulangan karhutla.

Melalui pengenalan teknologi tersebut dalam pelatihan, Kompol Stevie berharap BPBD Kalimantan Barat dapat semakin mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk mendukung deteksi dini, koordinasi dan respons cepat terhadap karhutla.

Terlebih, kondisi karhutla yang sedang terjadi di Kalimantan Barat membutuhkan sinergi antarlembaga serta dukungan data yang akurat agar penanganan di lapangan dapat dilakukan secara lebih efektif dan terukur. (den)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)