Yose Rizal Zein Nilai Datuk Seri Syahril Abubakar Kurang Miliki Etika

datariau.com
2.068 view
Yose Rizal Zein Nilai Datuk Seri Syahril Abubakar Kurang Miliki Etika
Yose Rizal Zein.

PEKANBARU, datariau.com - Pengurus LAMR Yose Rizal Zein menilai Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Datuk Seri Syahril Abubakar kurang memiliki etika. Karena beropini bahkan cenderung menuduh Datuk Seri Setia Amanah Syamsuar sebagai pihak yang berada di belakang Mubeslub LAMR 16-17 April lalu.

"Sebagai Ketua DPH LAMR, tak selayaknya Datuk Seri Syahril menuding seperti itu, karena bisa mengacaukan opini masyarakat tentang DSSA Syamsuar yang juga adalah Gubernur Riau. Datuk Syahril memang keterlaluan. Kurang miliki etika. Kenapa masalah ini harus dihubungkan dengan Pak Syamsuar," kata Pengurus LAMR Yose Rizal Zein, kepada wartawan Ahad (18/4/2022) sore.

Menurut Yose, Mubeslub yang akhirnya memilih Datuk Seri Raja Marjohan Yusuf sebagai Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA), dan Datuk Taufik Ikram Jamil sebagai Ketua DPH LAMR yang baru, sudah sesuai dengan aturan yang berlalu. Sudah kuorum karena diikuti oleh 8 kabupaten dari 12 kabupaten kota di Riau. "Jadi, tuduhan itu tak beralasan. Memang tak beretika," tegas Yose yang juga kepala Dinas Kebudayaan Riau ini.

Secara rinci Yose menjelaskan, Jum'at (15/4) malam, sejumlah pengurus LAMR dan Pengurus LAM dari 8 kabupaten serta sejumlah tokoh masyarakat Melayu, memang mendatangi kediaman Gubernur Syamsuar untuk bersilaturrahmi.

Baca juga: Majelis Persekutuan Pemuda Melayu Serumpun Desak MKA LAMR Keluarkan Titah Tentang Mubes


Kepada Datuk Seri Setia Amanah Syamsuar, pengurus LAMR termasuk kabupaten secara bergantian menyampaikan uneg-uneg, kekesalan sekaligus kekecewaan mereka terhadap kepemimpinan Ketua DPH LAM Riau Datuk Seri Syahril Abubakar.

Mereka meminta respon dan arahan Gubri selaku Datuk Seri Setia Amanah, yang ditinggikan seranting dan didahulukan selangkah. Diperkuat pula masukan dari Dewan Kehormatan LAM Riau, serta masukan perwakilan kesultanan yang juga hadir.

Menanggapi hal itu, Gubri Syamsuar sebagai Payung Negeri Melayu, turut prihatin atas dinamika yang terjadi.

Namun Gubri menegaskan bahwa meski dirinya adalah Datuk Seri Setia Amanah Masyarakat Adat Melayu Riau, tapi kewenangan sepenuhnya berada di tangan pengurus LAM kabupaten/kota.

Baca juga: Mubeslub LAMR Digelar 8 Pengurus Kabupaten, Hal Ini yang Dibahas


"Jadi, kalau pengurus LAM kabupaten/kota mau LAM Riau baik, maka buatlah hal yang terbaik. Begitu pun sebaliknya. Saya serahkan masalah ini pada LAMR," jelas Yose meneruskan ucapan Syamsuar.

Selain itu, tambah Yose, gubernur meminta agar seluruh pengurus satu suara untuk membawa LAMR ke arah yang lebih baik. Itulah respon dan arahan Gubri Syamsuar saat menerima rombongan silaturrahmi dari pengurus LAMR dan 8 pengurus LAM kab/kota.

"Dan, andaipun Gubri Syamsuar ikut memberi masukan terhadap pelaksanaan Mubeslub LAMR yang berlangsung di Hotel Alpha, Pekanbaru, hal itu sebagai sesuatu yang wajar saja. Karena beliau adalah Datuk Seri Setia Amanah sekaligus sebagai Pembina/Penasehat LAMR," terang Yose.

Baca juga: Hasil Mubeslub, Datuk Taufik Ikram Jamil Terpilih Menjadi Ketua DPH LAMR, Datuk Seri Marjohan Yusuf Ketum MKA 2022-2027


Bahkan sebagai Gubri, lanjutnya, selama ini pemerintah melalui Datuk Seri Setia Amanah Syamsuar telah mengucurkan dana hibah dari APBD Riau untuk operasional LAMR.

Terlebih, gedung LAMR adalah aset Pemprov Riau. Jadi hal yang wajar saja bila sejumlah pengurus LAMR bersilaturahmi serta meminta pendapat kepada Gubri.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)