Wakil Bupati Siak Ikuti Sosialisasi PKD Bagian dari Penyelenggaraan PKN Tahun 2021

Hermansyah
267 view
Wakil Bupati Siak Ikuti Sosialisasi PKD Bagian dari Penyelenggaraan PKN Tahun 2021
Wakil Bupati Siak H Husni Merza BBA MM.

SIAK, datariau.com - Wakil Bupati Siak H Husni Merza BBA MM mengikuti sosialisasi Pekan Kubudayaan Daerah (PKD) bagian dari penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) Tahun 2021 yang ditaja oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia.

Sosialisasi itupun di ikuti oleh kabupaten/kota yang merupakan anggota lingkar temu Kabupaten Lestari, secara virtual di ruang Bandar Siak lantai II kantor Bupati Siak, Kamis (4/8/2021).

Ditemui usai mengikuti kegiatan tersebut, di ruang kerjanya Wakil Bupati Siak H Husni Merza BBA MM menyampaikan, harapannya kedepan ada kolaborasi antara program kementerian dan kebudayaan yang menyelenggarakan pekan kebudayaan nasional dan didukung oleh budaya-budaya yang ada di daerah.

"Sebetulnya kebudayaan nasional ini harus didahului dengan pekan kebudayaan daerah. Jadi, masing-masing daerah nanti merepresentasikan budaya-budayanya di pekan kebudayaan nasional. Cuma inikan akan dilaksanakan sekitar bulan November," kata dia.

"Kita berharap dan berdoa mudah-mudahan covid-19 segera mereda, sehingga apa yang dihajadkan pemerintah pusat dalam hal ini kementerian pendidikan dan kebudayaan dapat kita laksanakan pekan kebudayaan nasional ini," sebut Wakil Bupati Siak itu.

Tentu Siak sebagai salah satu anggota lingkar temu Kabupaten Lestari, dikatakanya, akan ikut berkontribusi dengan menunjukkan berbagai khasanah budaya yang perlu diperkenalkan, mulai dari segi sandang seperti songket Siak dan tenun Siak.

Lanjut dia, maupun dari pangannya seperti kuliner khas Siak. Untuk itu, Siak siap untuk berpartisipasi dalam pekan kebudayaan nasional yang akan dilaksanakan oleh kementerian pendidikan riset dan teknologi.

"Lingkar Kabupaten Lestari ini sudah melakukan banyak hal, terutama bagaimana menghidupkan budaya-budaya masyarakat Kabupaten Siak yang ramah lingkungan, seperti budaya memakan ikan gabus bagi pengobatan tercepat penyembuhan luka pasca operasi dan luka anak-anak sehabis sunat," jelas Husni Merza.

"Ini sudah diangkat oleh lingkar temu Kabupaten Lestari, sehingga di Siak sekarang sudah ada laboratorium ekstrak protein ikan gabus. Ini merupakan salah satu inovasi dan kreatifitas kita dalam meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat khususnya peternak ikan gabus," pungkasnya.(*)

Sumber
: Datariau.com