Usai Dilantik, Bupati Siak Harapkan Kerjasama yang Baik Bapekam dengan Pemerintahan Kampung

Hermansyah
509 view
Usai Dilantik, Bupati Siak Harapkan Kerjasama yang Baik Bapekam dengan Pemerintahan Kampung
Bupati Siak Drs H Alfedri MSi lantik anggota Bapekam Koto Ringin dan Marempan Hilir.

SIAK, datariau.com - Bupati Siak Drs H Alfedri MSi melantik anggota Badan Permusyawaratan Kampung (Bapekam) Koto Ringin dan Merempan Hilir, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Riau pada (8/9/2020) kemaren, bertempat di aula Kampung Koto Ringin.


Pelantikan kedua anggota Bapekam Koto Ringin dan Marempan Hilir turut dihadiri oleh Asisten I Setdakab Siak Budhi Yuwono, Camat beserta Upika Kecamatan Mempura, Kepala Desa/Penghulu se-Kecamatan Mempura, Bhabinsa dan Bhabinkhamtibmas, Anggota Bapekam beserta tokoh dan masyarakat Kampung Koto Ringin.


Diawali dengan mengumandangkan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, usai melaksanakan pengambilan sumpah jabatan serta penandatanganan fakta integtitas anti narkoba oleh anggota Bapekam yang baru saja dilantik yakni, Bapekam Koto Ringin dan Merempan Hilir.


Bupati Siak Siak Drs H Alfedri MSi dalam sambutannya menyampaikan Peraturan Daerah Kabupaten Siak Nomor 5 Tahun 2015 merupakan dasar hukum pembentukan Badan Permusyawaratan Kampung (Bapekam) di Kabupaten Siak.


Dimana pasal 1 ayat 9 Perda ini, kata Alfedri, mengatur tentang PemerintahanKampung dan Bapekam serta mengurus kepentingan bagi masyarakat setempat berdasarkan asal usul dan adat istiadat yang diakui serta dihormati dalam sistem PemerintahanNegara Kesatuan Republik Indonesia.


"Bapekam menjadi salah satu bentuk demokrasi pada

lingkup kampung yang memiliki wewenang dalam membahas, dan menyepakati rancanganperaturan kampung bersama penghulu, saudara berkewajiban menampung, menyalurkanaspirasi masyarakat serta melakukan pengawasan terhadap kinerja Penghulu," jelasnya.


Dikatakan Alfedri, Penghulu sebagai pemimpin dalammenjalankansistem pemerintahan sangat dibutuhkanperan Bapekam, sehingga hubungan harmonis keduanyadapat terjalin dengan baik.


"Bapekam jugamemiliki fungsi kontrol yang bertujuan agar pemerintahan kampung menjadi lebih demokratis, dan transparan," ujarnya.


Bupati Siak berharap kerjasama yang baik bukan hanya antara pemerintahan kampung dan Bapekam, namun juga dengan tenaga pendamping kampung yang beberapa waktu lalu telah melaksanakan rakor guna menyamakan persepsi terkait program juga kebijakan kampung.


"Pada 1 September 2020 lalu, telah dilaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) tenaga pendamping kampung se-Kabupaten Siak guna menyamakan persepsi mengenai program, dan kebijakan serta regulasi daerah," sebut Alfedri.


"Untuk itu, saya harap saudara Bapekam, dan Penghulu terus menjalin komunikasi juga koordinasi bersama pendamping kampung, hal ini demi kamajuan kampung kita," harapnya.


Bupati Siak juga mengajak seluruh unsur pemerintahan kampung untuk bersama sama mensukseskan pelaksanaan setiap program dan kegiatan yang tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBKampung).


"Saya mengajak Penghulu, Bapekam,pendamping kampung serta Bhabinsa, dan Bhabinkhamtibmas, para tokoh masyarakat, pemuka agama maupun tokoh pemuda, mari sama sama kita sukseskan pelaksanaan program juga kegiatan yang telah tertuang dalam APBKam bagi kesejahteraan masyarakat," imbaunya.


Alfedri juga berpesan agar Anggaran Kampung dipergunakan sebaik baiknya dalam memberdayakan kesehatan dan ekonomi masyarakat di tengah pandemi saat ini, namun harus sesuai dengan regulasi yang ada.


"Pesan saya, agar anggaran kampung dipergunakan sebaik baiknya demi peningkatan ekonomi, dan kesehatan, seperti memberdayakan UMKM, meningkatkan produksi pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, serta perindustrian juga perdagangan," tukasnya.


"Kemudian dalam penyaluran bantuan sosial hendaknya tepat sasaran, baik penyediaan sarana kesehatan, sehingga dapat membangun ketahanan ekonomi juga kesehatan masyarakat kampung ditengah pandemi covid-19, disinilah peran lebih Bapekam diharapkan," tandasnya.


Menurutnya, kesehatan dan ekonomi merupakan dua hal paling utama yang harus diwujudkan secara bersama sama antar unsur pemerintahan beserta seluruh masyarakat kampung.


"Mari kita jaga kesehatan, terutama dalam penerapan protokol kesehatan harus terus kita laksanakan, sehingga dengan kita sehat akan mampu berkarya, dan produktif menuju kampung yang mandiri," pungkasnya.(Eman)

Penulis
: Hermansyah
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)