UMKM Pekanbaru Merugi Gara-gara Listrik Mati, Blackout Sumatera Menyisakan Luka

datariau.com
102 view
UMKM Pekanbaru Merugi Gara-gara Listrik Mati, Blackout Sumatera Menyisakan Luka
Ilustrasi. (Foto: detik.com)

PEKANBARU, datariau.com - Pemadaman listrik massal atau blackout yang melanda sebagian besar wilayah Sumatera sejak Jumat malam (22/5/2026) hingga Sabtu membawa dampak besar terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Pekanbaru. Banyak pelaku usaha mengaku mengalami kerugian akibat aktivitas usaha terhenti, bahan dagangan rusak, hingga transaksi digital lumpuh total.

Pemadaman terjadi sejak sekitar pukul 18.35 WIB dan berlangsung berjam-jam di berbagai kawasan seperti Jalan Soebrantas, Arifin Achmad, Garuda Sakti, Simpang Tiga hingga pusat kota. Kondisi kota sempat gelap gulita karena lampu jalan dan traffic light ikut padam.

Sejumlah pelaku UMKM sektor kuliner menjadi pihak paling terdampak. Pedagang minuman dingin, frozen food, usaha makanan cepat saji, hingga warung kopi kehilangan pembeli karena tidak dapat beroperasi normal. Banyak pelaku usaha mengandalkan listrik untuk pendingin, mesin kasir digital, hingga akses internet pembayaran QRIS.

Seorang pedagang teh es gerobak di Pekanbaru, Fery, mengaku omzetnya anjlok drastis saat listrik padam. Menurutnya, listrik bukan lagi sekadar fasilitas tambahan, tetapi sudah menjadi kebutuhan utama roda ekonomi masyarakat kecil.

Keluhan serupa juga datang dari pelaku usaha akuarium dan budidaya ikan hias. Matinya aliran listrik membuat aerator dan sirkulasi air berhenti sehingga ikan mati massal. Bahkan, Wali Kota Agung Nugroho mengungkapkan 29 ekor ikan koi miliknya mati akibat sistem kolam berhenti bekerja saat blackout berlangsung.

Baca juga:Pelanggan PLN Bisa Dapat Kompensasi Akibat Listrik Padam Massal? Baca Aturannya


Selain kerugian langsung, blackout juga memukul aktivitas digital masyarakat. Jaringan internet rumah, komunikasi seluler, hingga transaksi online ikut terganggu. Banyak UMKM yang mengandalkan media sosial dan marketplace tidak dapat melayani pesanan pelanggan selama listrik padam.

PLN menyebut gangguan diduga berasal dari jaringan transmisi 275 kV di sistem interkoneksi Sumatera. Gangguan tersebut membuat sebagian besar sistem kelistrikan Sumatera keluar dari jaringan utama sehingga memicu pemadaman serentak di banyak daerah.

Gelombang protes masyarakat pun bermunculan di media sosial. Banyak warga menilai blackout berkepanjangan tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berdampak serius terhadap ekonomi keluarga dan keberlangsungan usaha kecil. Pemerintah dan PLN didesak melakukan evaluasi total agar kejadian serupa tidak kembali terulang.***

Baca juga:Kota Pekanbaru Panas “Bedengkang”, Listrik Padam Siang-Malam, Warga Minta Kompensasi PLN
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)