Uji Kelayakan dan Kepatutan Andika Prakarsa Sebagai Panglima TNI akan Dilakukan Secara Semiterbuka

1.177 view
Uji Kelayakan dan Kepatutan Andika Prakarsa Sebagai Panglima TNI akan Dilakukan Secara Semiterbuka
Gambar: Detik.com

Dave pun menilai harta kekayaan Andika bukan menjadi permasalahan. Terlebih, dia juga sudah melaporkan hal itu ke KPK.

"Saya tidak melihat itu kendala, saya ingin fokus kepada beliau itu jalankan tugasnya nanti sebagai Panglima TNI untuk sejahterakan prajurit, meningkatkan kualitas sumber daya prajurit, memodernisasi alutsista, dan melakukan mitigasi penanganan terhadap potensi konflik yang ada di Indonesia," ujar Dave.

Diketahui juga, sebelumnya, koalisi masyarakat sipil menyoroti harta kekayaan Andika yang mencapai Rp179,9 miliar. Menurut koalisi, hal ini harus dijelaskan secara gamblang, sehingga penting untuk dilakukan audit harta kekayaan Andika Perkasa oleh KPK. Terlebih lagi Jenderal Andika Perkasa disebut belum pernah melaporkan LHKPN sebelumnya padahal kapasitas yang bersangkutan adalah pejabat tinggi negara.

Sementara itu pada fit and proper test nanti, Dave menyebut bisa saja pertanyaan soal dugaan pelanggaran HAM di lingkungan TNI juga ditanyakan.

"Tergantung ya, tergantung kan masing-masing fraksi akan bertanya, dan masing-masing anggota ada hak bertanya, jadi anggota-anggota itu mungkin ada yang bertanya dan ada yang tidak," tuturnya.

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PKS, Sukamta mengaku tak mempersoalkan perihal Andika dari TNI AD yang diusulkan Jokowi untuk menjadi Panglima TNI pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto.

Sukamta menilai, rotasi antar matra dalam penunjukkan Panglima TNI memang penting. Namun, menjawab tantangan yang tengah berkembang dalam aspek pertahanan jauh lebih penting.

"Rotasi itu penting namun demikian menjawab tantangan yang sedang berkembang lebih urgent," kata dia kepada CNNIndonesia.com, Kamis (4/11/2021).

Menurut Sukamta, selain paling senior dibanding Kepala Staf lain di TNI, baik AU maupun AL, Andika dinilai paling cocok menghadapi tantangan situasi pertahanan saat ini, di luar dan dalam negeri. (*)

Sourch: cnnindonesia.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)