Tunjukkan Tren Positif, Penjualan Smartphone 5G di Indonesia Meningkat Dua Kali Lipat

Yessi Novriani
158 view
Tunjukkan Tren Positif, Penjualan Smartphone 5G di Indonesia Meningkat Dua Kali Lipat
Ilustrasi (Gambar: cnnindonesia.com)

DATARIAU.COM - Jaringan internet generasi kelima alias 5G memang baru dikomersilkan di Indonesia beberapa bulan lalu. Namun, pangsa pasar smartphone 5G di Indonesia sudah mulai menunjukkan tren positif.

Menurut firma riset IDC, penjualan smartphone 5G di Indonesia meningkat dua kali lipat secara kuartal ke kuartal (QoQ). IDC memperkirakan smartphone 5G yang terjual di Indonesia sudah mencapai 500.000 unit.

Harga jual rata-rata (ASP) smartphone 5G di Indonesia mencapai 575 dollar AS (sekitar Rp 8,1 juta). Harga tersebut turun 30 persen dari kuartal lalu.

Senada dengan IDC, Counterpoint Research juga menyebut minat ponsel 5G di Indonesia mulai meningkat. Counterpoint Research mengungkap total pangsa pasar smartphone 5G di Indonesia tumbuh dari 4 persen di kuartal pertama 2021 menjadi 7 persen di kuartal kedua 2021.

"Kami memperkirakan minat untuk ponsel 5G akan tumbuh seiring adanya layanan 5G atau mengantisipasi layanan tersebut. Berdasarkan Indonesia Channel Share Tracker kami, total pangsa smartphone 5G tumbuh dari 4 persen di kuartal pertama 2021 menjadi 7 persen di kuartal kedua 2021," ungkap analis Counterpoint, Paula Ruth.

Diketahui, beberapa operator seluler di Indonesia mulai menyuguhkan layanan 5G secara komersil, yakni Telkomsel dan Indosat Ooredoo. XL Axiata baru-baru ini juga telah mengantongi Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO).

Beberapa vendor smartphone juga telah merilis smartphone 5G yang kompatibel dengan spektrum yang digunakan operator seluler dalam menggelar 5G.

Di antaranya adalah Oppo, Samsung, Realme, Vivo, dan Xiaomi. Beberapa di antaranya juga merilis smartphone 5G kelas menengah, seperti Samsung Galaxy A52s, Oppo A74 5G, dan Oppo Reno5 5G.