Tradisi Makan Bajamba di Rumah Gadang Dt Bandaro

datariau.com
1.774 view
Tradisi Makan Bajamba di Rumah Gadang Dt Bandaro
Foto: Jefni Mazura
Para pemuka adat saat menghadiri tradisi Makan Bajamba di Rumah Gadang Dt Bandaro.

DATARIAU.COM - Sehabis melaksanakan shalat Idul Fitri 1443 hijriyah, seluruh perangkat adat beserta masyarakat di Kinali Pasaman Barat melakukan sebuah tradisi yang dilakukan setiap tahunnya di rumah adat Dt Bandaro Kp Rambah, yang mana perangkat adat ini berasal dari berbagai macam suku-suku yang ada di Kinali.

Makan Bajamba merupakan makan bersama-sama sejumlah masyarakat serta perangkat adat yang ada di Kinali, mereka membawa berbagai makanan dengan jumlah yang banyak, sehingga dapat dimakan oleh seluruh masyarakat yang hadir.

Sejumlah masyarakat Kinali telah mempersiapkan sepekan sebelum lebaran untuk melakukan Makan Bajamba di Rumah Gadang Dt Bandaro.

Sehabis shalat Idul Fitri bertepatan pada 02 Mei 2022 pukul 11.00 WIB, berbagai perangkat adat beserta jajarannya berbondong-bondong menuju Rumah Gadang untuk melakukan Makan Bajamba.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Hj Anwir SH Dt Bandaro selaku pimpinan Adat. Dalam sambutannya ia mengatakan bahwa kegiatan Makan Bajamba merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang diadakan di Rumah Gadang, namun dikarenakan beberapa tahun ini ada pandemi Covid-19 maka kegiatan sempat terhenti sehingga pada tahun ini diberikan kesempatan untuk menghidupkan kembali kegiatan ini.

Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi para tokoh masyarakat serta sejumlah masyarakat yang berada di Kecamatan Kinali, sehingga dapat mengenal satu sama lain antar suku yang berbeda antara masyarakat satu dengan yang lain.

Setelah sambutan oleh pimpinan adat, kemudian sejumlah masyarakat yang ada melakukan makan bersama di atas talam atau daun pisang.

Sejumlah makanan yang dibawa dari berbagai suku yang berbeda dan lebih wajibnya setiap suku membawa singgang ayam.

?Kami selaku perangkat adat dari suku Koto sangat mendukung atas kegiatan ini. Karena dengan mengumpulkan berbagai masyarakat dari suku yang berbeda dapat memperkuat hubungan silaturahmi kita. Kemudian dengan adanya kegiatan ini kita dapat mengetahui mana anak cucu kemanakan kita yang berada di atas naungan Dt Bandaro,? ucap Amarliana, perwakilan dari Suko Koto.

Sebagai penutupan, para petinggi adat langsung melakukan peresmian atas dibentuknya perangkat baru di Kampung Rambah tersebut.

Dengan dilantiknya perangkat adat baru sejumlah masyarakat berangsur-angsur untuk segera keluar dari Rumah Gadang untuk melakukan sesi foto bersama.

Kegiatan adat ini dinilai sangat bagus karena dengan diadakan kegiatan ini sebagai pemuda bahkan masyarakat tidak melupakan ciri khas dari adat Minangkabau, bahkan para remaja tahu apa saja dan bagaimana perangkat adat yang ada di kampung Rambah tersebut, serta suku-suku apa saja yang hadir di tengah-tengah masyarakat.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)