MERANTI, datariau.com - Plt Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H Asmar menghadiri undangan silaturahmi bersama tokoh pejuang pemekaran Kabupatan Kepulauan Meranti H Anuar Katan dan rombongan bertempat di Jalan Pembangunan I Selatpanjang, pada Kamis (15/6/2023) malam lalu.
Kegiatan silaturahmi yang digelar oleh sejumlah tokoh pejuang pemekaran itu diisi dengan ucapan selamat, penyampaian saran dan masukan, serta menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Plt Bupati H Asmar.
Selaku moderator, Tasrizal Harahap menyampaikan ucapan terima kasih kepada Plt Bupati Kepulauan Meranti H Asmar, karena telah sudi menyempatkan waktu menghadiri undangan silaturahmi tersebut.
"Dalam kesempatan ini, nantinya kami ingin menyampaikan beberapa saran dan masukan yang mewakili masyarakat kita," ujar Tazrizal.
Diawali dengan masukan yang pertama, H Zulkairil menyampaikan harapan agar kedepan Pemkab Kepulauan Meranti dapat memberikan kesempatan kepada anak yang berprestasi untuk mengikuti kompetensi, baik di bidang kesenian, olahraga, maupun bidang keagamaan.
"Karena beberapa tahun terakhir ini, Pemkab Meranti absen di iven besar, baik di provinsi maupun di kabupaten," tuturnya.
Berikutnya, Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kepulauan Meranti, Asnan Mahadar juga berharap kepada Plt Bupati H Asmar agar bisa memproritaskan tenaga kerja lokal di setiap perusahan besar yang beroperasi di wilayah Kepulauan Meranti.
"Serta melibatkan tokoh para pejuang pemekaran disetiap agenda pemerintahan," harapnya.
Kemudian, selaku perwakilan pengusaha yang ada di Kepulauan Meranti, Hermanto alias Akiong berharap Pemkab dapat mengkaji lebih detail terkait pajak usaha perhotelan di Kepulauan Meranti.
"Mengingat kondisi yang sepi saat ini, kami dari pengusaha berharap pajaknya disetara atau disesuaikan dengan pajak daerah lain," ungkap Akiong.
Plt Bupati Kepulauan Meranti H Asmar mengucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh pejuang yang telah memberikan saran dan masukan terkait kepentingan bersama, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Terima kasih kepada seluruh tokoh pejuang pemekaran meranti atas saran dan masukannya, pertama sekali senior saya H. Anuar Katan atau yang selalu saya panggil bang Katan beserta seluruh tokoh pejuang lainnya," ujar Asmar.
Menanggapi beberapa masukan dan saran dari tokoh pejuang, Asmar mengatakan ada beberapa hal yang Pemkab sudah lakukan, seperti persiapan untuk mengikuti ajang MTQ di tingkat Provinsi, dan menyisihkan uang saku dalam keberangkatan atlet-atlet meranti.
"Kita sudah sisihkan anggaran untuk MTQ Meranti, dan dipastikan kita ikut sertakan di tingkat provinsi, demikian juga untuk atlet yang berangkat saya secara pribadi juga menyisihkan uang saku secara kemapuan saya," jelas Asmar.
Terkait tenaga kerja lokal, secara pribadi Asmar sudah berkordinasi bersama perusahan yang beroperasi di meranti untuk memprioritaskan anak-anak meranti, begitu juga dengan pajak pengusaha, Pemkab akan coba berkordinasi terlebih dahulu ke Dinas terkait.
"Untuk pejuang pemekaran meranti saya juga mempunyai niat agar mencari lahan di sekitar makam pahlawan, untuk di jadikan makam bagi pejuang pemekaran agar menjadi momen sejarah untuk anak cucu kelak, tuturnya.