Sri Mulyani: Seluruh Belanja Iklan Pemerintah Akan Disalurkan ke Media Massa, Kebijakannya Sedang Dibuat

datariau.com
1.558 view
Sri Mulyani: Seluruh Belanja Iklan Pemerintah Akan Disalurkan ke Media Massa, Kebijakannya Sedang Dibuat
Merdeka.com
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati.


Di samping itu, Ketua Umum AMSI Wens Manggut mengatakan saat ini begitu banyak raksasa platform yang nyaris melakukan semua pekerjaan media, tetapi tidak terikat dengan regulasi tentang pers.

Tak heran, kata Wens, media-media tersebut lebih sigap beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi karena tidak dibelenggu oleh aturan (unregulated).

"Kami menjadi pengelola perusahaan media pada saat distribusi atas konten di luar kendali perusahaan pers. Sekitar 80-85 persen konten kami dikendalikan platform. Kami juga menjadi pengelola perusahaan media pada saat saluran distributor, juga jadi agen sales, dan segenap KPI bisnis ditentukan oleh distributor. Ini kondisi yang terjadi saat ini,? ujar Wens dalam sambutannya di acara Kongres Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) di Jakarta, Sabtu.

Pada saat yang sama, lanjutnya, cara kerja newsroom media massa pun juga ikut terpengaruh seiring dengan munculnya kritik tajam terhadap kualitas media digital yang kini dinilai hanya mengejar hits semata. ?Kritik ini benar adanya, tetapi kritik itu haruslah dilihat dalam ekosistem yang berubah itu.?

Kondisi ini, menurut Wens, tidak perlu dicemaskan seandainya ekosistem ini tidak mudah ditumpangi para pembawa sampah, seperti hoaks, ujaran kebencian, dan disinformasi.

Namun demikian, ujaran kebencian, hoaks, dan disinformasi masih marak dengan misalnya tidak hanya menjadi alat kepentingan politik, tetapi menjelma menjadi produk yang bisa diperjualbelikan.

?Oleh karena itu, AMSI, bersama tim media sustainability yang diinisiasi Dewan Pers, sudah dan sedang membahas masalah ini dengan para brand, terutama agar produk mereka tidak jatuh pada konten sampah. Brand yang sehat seharusnya tampil di konten yang sehat," katanya. (*)

Penulis
: Admin
Editor
: Redaksi
Sumber
: Tempo.co
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)