Siswi MI Meninggal Kejang-kejang Sehari Usai Divaksin, Ini Kata Dinkes

Ruslan
1.143 view
Siswi MI Meninggal Kejang-kejang Sehari Usai Divaksin, Ini Kata Dinkes
Ilustrasi (Foto: Internet)

DATARIAU.COM - Beberapa waktu lalu di Magetan Jawa Timur ( Jatim ) juga gempar kasus seorang siswi Madrasah Islamiyah (MI) bernama Ramdan Dzuhri (10) yang meninggal dunia setelah menjalani vaksinasi.

Bocah warga warga Desa Jiwan Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, itu mengalami kejang sebelum meninggal dunia pada Senin (27/12/2021). Saat itu Ia sedang bermain game online dengan kawan-kawannya.

Sudirman, ayah Dzuhri sempat menceritakan bahwa saat itu anaknya sedang bermain game dengan kawan-kawannya. Tiba-tiba dia terjatuh ke belakang dan mengalami kejang-kejang.

Teman-temannya mengira kalau dia sedang melakukan prank. Namun, karena Dzuhri tak segera sadarkan diri, teman-temannya baru memanggil orang tuanya.

"Dikira teman-temannya tiduran aja, bercanda, tapi dibangunin enggak bangun-bangun. Akhirnya istri saya dipanggil. Dan memang benar sudah meninggal. Dibawa ke rumah sakit ternyata sudah meninggal," kata Sudirman, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Selasa (04/01/2022).

Sehari sebelum anaknya meninggal itu, Sudirman membenarkan kalau bocah yang akrab disapa Ramzi itu menjalani vaksinasi di sekolahnya yakni MI Al Abror, Kecamatan Bendo, Magetan.

Usai vaksinasi dirinya tak menunjukkan ada tanda-tanda mual ataupun keluhan lainnya. Apalagi sejak kecil tidak ada riwayat penyakit tertentu.

"Sampai sebelum meninggal juga tidak mengeluhkan adanya penyakit. Makanannya juga normal, main juga normal," katanya menambahkan.

Kabar itu dibenarkan oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan Rohmat Hidayat. Namun, dirinya memastikan meninggalnya Ramzi bukan akibat vaksin dan tidak ada kaitan secara langsung.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)